Amerika Versus Venezuela
Maduro dan Istri Dijadwalkan Hadir di Pengadilan New York pada 5 Januari 2026
Amerika Versus Venezuela: Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya dijadwalkan hadir di pengadilan New York 5 Januari 2026.
Sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Venezuela, dilaporkan Associated Press.
Venezuela diketahui memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
Jumlahnya sekitar 17 persen dari total cadangan minyak global.
Negara itu juga memiliki cadangan gas alam terbesar keenam di dunia.
Trump menyebut perusahaan-perusahaan minyak Amerika akan ditugaskan memperbaiki infrastruktur energi Venezuela.
Ia menilai infrastruktur tersebut telah rusak parah.
“Infrastrukturnya bobrok dan minyaknya berbahaya,” kata Trump.
“Kami akan mengirim perusahaan minyak terbesar kami, menghabiskan miliaran dolar, dan membuat minyak kembali mengalir sebagaimana mestinya,” ujarnya dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, seperti dikutip Marca.
Trump juga menuding rezim sosialis Venezuela telah mencuri industri minyak.
Ia menyebut industri tersebut dibangun dengan teknologi dan keahlian Amerika Serikat.
Trump menilai hal itu sebagai salah satu pencurian properti Amerika terbesar dalam sejarah negaranya.
Baca juga: Ini Profil Kartel Matahari yang Disebut AS Sebagai Teroris Narkoba, Terkait dengan Presiden Maduro
Meski demikian, embargo terhadap minyak Venezuela masih tetap berlaku.
Trump mengakui proses membangun kembali infrastruktur energi negara itu akan memakan waktu.
Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran militer Amerika Serikat untuk menjaga stabilitas kawasan.
Kecaman atas Penangkapan Maduro
Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil Pinto, mengecam tindakan AS sebagai agresi militer terhadap target sipil dan militer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nocilas-Maduro-Diborgol.jpg)