Amerika Versus Venezuela
Maduro dan Istri Dijadwalkan Hadir di Pengadilan New York pada 5 Januari 2026
Amerika Versus Venezuela: Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya dijadwalkan hadir di pengadilan New York 5 Januari 2026.
Ia menyebut operasi itu melanggar kedaulatan Venezuela.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menilai serangan bersenjata AS sangat mengkhawatirkan.
Rusia menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya serta menekankan pentingnya dialog untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut, TASS melaporkan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan operasi ini bukan tentang pemilu.
Dia mengatakan tujuan sebenarnya adalah menjalankan kebijakan AS terhadap Venezuela sesuai kepentingan nasional.
Baca juga: Reaksi Para Pemimpin Dunia Atas Penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh AS
Kejadian ini menjadi puncak ketegangan antara Washington dan Caracas.
Ketegangan meningkat setelah berbulan-bulan ancaman dan penyitaan kapal tanker minyak Venezuela oleh AS.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nocilas-Maduro-Diborgol.jpg)