Survei Ipsos: Optimisme Masa Depan Jepang 2026 Menguat, Generasi Z Paling Positif
Optimisme warga Jepang jelang 2026 meningkat, terutama dari Generasi Z. Survei Ipsos mencatat kepercayaan pada masa depan dan ekonomi global menguat
Ringkasan Berita:
- Survei Ipsos menunjukkan optimisme warga Jepang terhadap masa depan jangka panjang 2026 naik menjadi 28 persen, melonjak 10 poin dari tahun lalu.
- Generasi Z menjadi kelompok paling optimistis dengan sekitar 40 persen berpandangan positif, meski tantangan demografi dan ekonomi masih ada.
- Selain itu, 39 persen responden yakin ekonomi global 2026 akan membaik.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Pandangan masyarakat Jepang terhadap masa depan negaranya pada 2026 menunjukkan tren yang semakin optimistis.
Hasil survei terbaru yang dirilis Ipsos mengungkapkan, jumlah warga Jepang yang menilai masa depan jangka panjang negaranya secara positif meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam laporan bertajuk 2026 Prediction Report, Ipsos melakukan survei terhadap 23.642 responden di 30 negara, termasuk Jepang. Survei ini menggali penilaian masyarakat terhadap kondisi negaranya pada 2025 serta pandangan mereka terhadap prospek tahun 2026.
Hasilnya, sebanyak 28 persen responden di Jepang menyatakan optimistis terhadap masa depan jangka panjang pada 2026.
Angka ini melonjak 10 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan meningkatnya kepercayaan publik terhadap arah Jepang ke depan.
Baca juga: Tujuh Warga Negara Indonesia Ditangkap di Niigata Jepang, Diduga Overstay hingga 8 Tahun
Optimisme paling kuat terlihat pada Generasi Z. Sekitar 40 persen responden dari kelompok usia muda ini menyatakan pandangan positif terhadap masa depan Jepang.
Temuan tersebut menunjukkan adanya harapan yang lebih besar di kalangan generasi muda, meskipun Jepang masih menghadapi berbagai tantangan struktural, mulai dari demografi hingga ekonomi.
Survei ini juga menanyakan pandangan masyarakat terhadap kondisi tahun 2025. Sebanyak 55 persen responden Jepang menilai 2025 sebagai tahun yang buruk bagi negaranya.
Meski demikian, angka ini justru turun tajam hingga 21 poin dibandingkan 2022, menandakan persepsi negatif masyarakat mulai berkurang. Menariknya, hanya Generasi Z yang menunjukkan sedikit peningkatan pandangan negatif dibanding generasi lain.
Sementara itu, optimisme terhadap ekonomi global juga meningkat. Sebanyak 39 persen responden Jepang percaya bahwa kondisi ekonomi dunia pada 2026 akan lebih baik dibandingkan 2025.
Angka ini naik 11 poin dari survei sebelumnya. Lagi-lagi, Generasi Z menjadi kelompok paling optimistis, dengan 53 persen responden menyatakan keyakinan terhadap perbaikan ekonomi global.
Survei Ipsos ini dilakukan secara daring pada periode 22 Oktober hingga 7 November 2025, menggunakan platform Global Advisor dan IndiaBus.
Responden berasal dari berbagai rentang usia, dengan penyesuaian usia minimum di masing-masing negara.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan ekonomi dan sosial masih membayangi, optimisme masyarakat Jepang—khususnya generasi muda—terhadap masa depan negara dan ekonomi global mulai menguat menjelang 2026.
Ipsos adalah perusahaan riset pasar dan opini publik global yang berasal dari Prancis didirikan tahun 1975 yang beroperasi di lebih dari 80 negara
Diskusi perekonomian di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/surveiipsos11112.jpg)