Sabtu, 16 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelenskyy: Rusia Siapkan Serangan Besar dalam Beberapa Hari Lagi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia menyiapkan serangan besar dalam beberapa hari lagi, menurut informasi intelijen.

Tayang:
Website Presiden Ukraina
ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Selasa (13/1/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat mendengarkan laporan Dinas Keamanan Ukraina pada 10 Januari 2026. Pada Senin (12/1/2026), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia menyiapkan serangan besar dalam beberapa hari lagi, menurut informasi intelijen. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan Rusia sedang bersiap meluncurkan serangan besar dalam beberapa hari mendatang.
  • Menurut intelijen Ukraina, Rusia akan menggunakan kombinasi drone, rudal jelajah, dan rudal balistik.
  • Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.420 ketika Ukraina dan pendukungnya mengecam Rusia atas penggunaan rudal Oreshnik dalam serangan Jumat lalu.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia sedang mempersiapkan serangan skala besar lainnya terhadap Ukraina.

Ia mengatakan Rusia memanfaatkan musim dingin untuk menyerang infrastruktur sipil di Ukraina, menurut informasi intelijen.

Menurut laporan itu, Rusia berencana menggunakan kombinasi taktik yaitu drone kamikaze untuk melemahkan sistem pertahanan udara, serta rudal jelajah dan rudal balistik.

"Ada informasi dari intelijen: Rusia sedang mempersiapkan serangan besar-besaran baru. Drone untuk melumpuhkan pertahanan udara dan rudal. Mereka ingin memanfaatkan cuaca dingin," kata Zelensky, dalam pidatonya pada Senin (12/1/2026) malam.

"Serangan ini mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang. Jaga diri Anda baik-baik. Jaga Ukraina. Dan bantulah mereka yang paling kesulitan dan membutuhkan dukungan," lanjutnya.

Zelensky memastikan bahwa Angkatan Pertahanan, layanan energi, dan penyelamatan bekerja dengan intensitas tinggi. 

Komunikasi terus-menerus dengan para mitra juga berlangsung terkait pasokan mendesak rudal tambahan untuk sistem pertahanan udara dan sarana peperangan elektronik.

Sebelumnya, Rusia meluncurkan 242 drone, 22 rudal jelajah, dan 13 rudal balistik ke fasilitas energi dan infrastruktur sipil Ukraina pada Jumat (9/1/2026) malam. 

Di antara senjata tersebut, militer Ukraina mengatakan Rusia menggunakan setidaknya satu rudal Oreshnik jarak menengah.

Empat orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan hampir dua lusin lokasi di seluruh Ukraina.

Baca juga: Saingi Rusia, Inggris Akan Buat Rudal Jarak Jauh Nightfall untuk Ukraina

Angkatan Udara Ukraina mengatakan mereka mencegat 125 drone dari udara, tetapi mengkonfirmasi bahwa setidaknya 25 drone serang mengenai sasaran mereka, dikutip dari Euro News.

Info Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1420 pada Selasa (13/1/2026).

Perang Rusia–Ukraina dimulai ketika Rusia melancarkan serangan militer besar ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Serangan ini merupakan puncak dari hubungan yang sudah lama tegang antara kedua negara. Ketegangan tersebut tidak muncul tiba-tiba, melainkan berkembang selama bertahun-tahun.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved