Rabu, 3 Juni 2026

Kongres AS Ajukan RUU Pencaplokan Greenland Jadi Negara Bagian AS ke-51

RUU pencaplokan Greenland tersebut diajukan oleh Randy Fine, anggota Kongres dari Partai Republik dari Negara Bagian Florida.

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
HO/IST/Yahoo News
RUU ANEKSASI GREENLAND - Anggota Kongres dari Partai Republik Randy Fine mengajukan RUU Aneksasi Greenland untuk menjadi undang-undang Amerika Serikat. RUU ini akan memberi wewenang kepada Presiden Trump untuk mengambil “langkah-langkah apa pun yang diperlukan untuk mencaplok atau memperoleh Greenland.” 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Kongres Amerika Serikat mengajukan usulan Rancangan Undang Undang (RUU) Aneksasi Greenland yang akan menjadikan Greenland sebagai negara bagian AS ke-51.
  • RUU tersebut diajukan oleh Randy Fine, anggota Kongres dari Partai Republik dari Negara Bagian Florida.
    RUU memberi wewenang kepada Presiden Trump untuk mengambil “langkah-langkah apa pun yang diperlukan untuk mencaplok atau memperoleh Greenland.

 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Kongres Amerika Serikat mengajukan usulan Rancangan Undang Undang (RUU) Aneksasi Greenland yang akan menjadikan Greenland sebagai negara bagian AS ke-51.

Munculnya RUU ini menambah panjang  kontroversi Presiden AS Donald Trump yang berambisi mencaplok wilayah teritori Denmark tersebut di bawah kendali Amerika.

Pekan lalu Trump mengklaim bahwa keputusan AS mencaplok Greenland demi membendung ambisi Rusia dan China mengambil alih pulau tersebut itu sekaligus melindungi kepentingan strategis Amerika.

Undang-Undang Aneksasi dan Status Negara Bagian Greenland tersebut diajukan oleh perwakilan Partai Republik Randy Fine dari Negara Bagian Florida pada hari Senin.

RUU ini akan memberi wewenang kepada Presiden Trump untuk mengambil “langkah-langkah apa pun yang diperlukan untuk mencaplok atau memperoleh Greenland,” dan mewajibkan laporan kepada Kongres yang menguraikan langkah-langkah yang diperlukan untuk penerimaan akhirnya sebagai negara bagian AS.

“Greenland bukanlah pos terpencil yang bisa kita abaikan, ini adalah aset keamanan nasional yang vital,” kata Fine dalam siaran persnya.

 “Siapa pun yang mengendalikan Greenland mengendalikan jalur pelayaran Arktik utama dan arsitektur keamanan yang melindungi Amerika Serikat. Amerika tidak dapat menyerahkan masa depan itu ke tangan rezim yang membenci nilai-nilai kita dan berupaya merusak keamanan kita," kata dia.

Penantang utama dari Partai Republik lainnya, Charles Gambaro, setuju pada pendirian Trump tentang pentingnya Greenland, tetapi mengkritik Fine.

“Greenland berada di persimpangan strategis yang penting bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Itulah mengapa AS telah memiliki instalasi militer di tanah (Greenland) selama beberapa dekade,” kata Gambaro.

Gambaro adalah anggota dewan kota Palm Coast dan brigadir jenderal Angkatan Darat Cadangan AS.

Charles Gambaro Jr. adalah kandidat Partai Republik untuk Dewan Perwakilan Rakyat AS di Distrik ke-6 Florida tahun 2026.

"Mengingat kurangnya pengalaman militer dan keamanan nasional Randy Fine, dia sama sekali bukan orang yang tepat untuk mengajukan RUU tentang masalah ini," kata Gambaro.

"Saya pikir ini adalah upaya yang menyedihkan dan putus asa dari Randy Fine untuk mencoba mendapatkan tempat di meja perundingan, karena Fine sangat takut bahwa saya akan mengalahkannya dalam pemilihan pendahuluan kami," imbuhnya dikutip media lokal AS, The Daytona Beach News-Journal. 

Baca juga: Greenland Tegas Tolak Invasi AS, Uni Eropa Siap Kerahkan Militer Bantu Denmark

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa penguasaan Greenland tetap menjadi prioritas bagi Trump, meskipun ia mengatakan tidak ada jadwal spesifik untuk tindakan tersebut.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved