Kamis, 21 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Batalkan Serangan ke Iran setelah Dibujuk Negara-negara Arab dan Netanyahu

Presiden AS Donald Trump mengurungkan niatnya untuk menyerang Iran setelah mendapatkan bujukan banyak negara Arab.

Tayang:
Facebook The White House
BATAL SERANG IRAN - Gambar diunduh dari Facebook The White House, Kamis (9/10/2025), memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 9 Oktober 2025. Trump dilaporkan telah membatalkan serangannya ke Iran setelah dibujuk empat negara Arab dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

Sanksi tersebut menyasar tokoh-tokoh kunci, termasuk Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, serta beberapa komandan regional Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan tindakan ini merupakan bentuk komitmen Washington untuk mendukung rakyat Iran yang menuntut transparansi dan penghormatan terhadap hak-hak dasar mereka.

"Amerika Serikat tidak akan tinggal diam melihat otoritas Iran menggunakan kekerasan brutal untuk meredam protes damai."

"Sanksi ini bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban dari mereka yang berada di balik layar tindakan represif tersebut," tulis pernyataan resmi Departemen Keuangan AS, dikutip dari Al Jazeera.

Dengan adanya sanksi ini, seluruh aset milik individu-individu tersebut yang berada di bawah yurisdiksi Amerika Serikat akan dibekukan.

Selain itu, warga negara maupun perusahaan AS dilarang keras melakukan transaksi bisnis dengan para pejabat yang masuk dalam daftar hitam tersebut.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved