Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi Ungkap Alasan Bubarkan Majelis Rendah Parlemen
PM Jepang Sanae Takaichi bubarkan parlemen dan serukan pemilu cepat. Ia ajak rakyat menentukan arah baru Jepang menuju ekonomi kuat dan stabil.
Jalan menuju jabatan Perdana Menteri memang terjal.
Dengan dukungan Partai Inovasi Jepang sebagai mitra koalisi baru, serta bantuan dari fraksi-fraksi lain di parlemen dan Majelis Tinggi parlemen, kami berhasil menang tipis dalam pemilihan perdana menteri, dan saya menjabat sebagai Perdana Menteri pada 21 Oktober tahun lalu.
Sejak hari itu, saya terus memikirkan bahwa Kabinet Takaiichi belum pernah menerima “uji pemilu pemilihan pemerintahan.”
Namun demikian, terutama terkait langkah menghadapi kenaikan harga, situasinya benar-benar tidak memungkinkan untuk menunggu.
Kabinet Takaiichi perlu bergerak cepat.
Melalui anggaran tambahan FY Reiwa 7 (FY 2025) yang disusun Kabinet Takaiichi, kami menyiapkan: penurunan harga bensin dan solar, bantuan tagihan listrik dan gas, dana hibah dukungan prioritas untuk daerah, tunjangan dukungan pengasuhan anak untuk menghadapi kenaikan harga, sehingga dukungan yang diterima diperkirakan secara standar lebih dari 80 ribu yen per rumah tangga per tahun.
Lalu harga bensin dan solar sudah turun berkat pemanfaatan subsidi, dukungan listrik dan gas juga dimulai bulan ini.
Saat Kabinet Takaiichi mulai bekerja, banyak fasilitas kesehatan yang menyelamatkan nyawa berada dalam kondisi defisit, dan jumlah kebangkrutan penyedia layanan perawatan (kaigo) mencapai rekor tertinggi.
Jika keadaan ini dibiarkan, masyarakat bisa kehilangan akses layanan medis, dan lansia serta penyandang disabilitas kehilangan tempat layanan. Saya terus merasakan krisis besar.
Karena itu, terutama untuk fasilitas medis dan penyedia layanan perawatan yang defisit, tanpa menunggu revisi tarif resmi, kami mempercepat dukungan dengan memasukkan “Paket Dukungan Medis–Perawatan, dan lain-lain” ke dalam anggaran tambahan.
Selain itu, bagi para pekerja perawatan, kami akan menjalankan dukungan kenaikan upah secara luas, dari 10 ribu yen hingga maksimal 19 ribu yen per bulan.
Saya telah meminta seluruh kementerian dan pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan anggaran tambahan FY 2025.
Langkah-langkah jaminan keamanan kehidupan (termasuk penanganan kenaikan harga) sedang dijalankan secara bertahap.
Dengan memastikan tidak ada kekosongan dalam pengelolaan ekonomi, saya tegaskan bahwa pembubaran parlemen dilakukan setelah kesiapan penuh.
Pada momen ketika langkah-langkah mendesak sudah dapat dilakukan, saya ingin menaikkan “gigi” kebijakan satu tingkat lagi demi mewujudkan agenda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pmjepang22221111111.jpg)