Senin, 8 Juni 2026

Bank Sentral Jepang Mulai Jual ETF, Rp5,3 Triliun Dilepas hingga 31 Januari 2026

BoJ mulai melepas kepemilikan ETF, saldo turun 53 miliar yen. Langkah ini sinyal awal normalisasi kebijakan moneter Jepang

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
DANA INDEKS - Kantor Bank of Japan di Nihonbashi Tokyo. Bank of Japan (BoJ) diketahui telah memulai penjualan dana indeks (Exchange Traded Fund/ETF) yang dimilikinya hingga 31 Januari 2026 
Ringkasan Berita:
  • Bank of Japan (BoJ) terindikasi mulai menjual dana indeks (ETF) yang dimilikinya hingga 31 Januari 2026 
  • Saldo kepemilikan ETF BoJ tercatat turun 53 miliar yen menjadi 37,18 triliun yen, sejalan dengan pedoman penjualan yang diterapkan sejak 19 Januari 
  • Langkah ini menjadi bagian dari normalisasi kebijakan moneter setelah bertahun-tahun pembelian aset berisiko untuk melawan deflasi

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO Bank of Japan (BoJ) diketahui telah memulai penjualan dana indeks (Exchange Traded Fund/ETF) yang dimilikinya hingga 31 Januari 2026.

Informasi ini terungkap dalam laporan operasional periodik yang dipublikasikan pada 3 Februari, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Berdasarkan laporan tersebut, saldo kepemilikan ETF BoJ per 31 Januari tercatat sebesar 37,1808 triliun yen, turun 53 miliar yen dibandingkan posisi 20 Januari yang sebesar 37,1861 triliun yen.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa proses penjualan ETF telah dimulai.

Baca juga: Koasa International Indonesia Dapat Suntikan Dana Bank Jepang Sebesar 100 Juta Yen

Sebelumnya, BoJ telah menerapkan pedoman (guidelines) penjualan ETF sejak 19 Januari, sehingga pasar memperkirakan aksi penjualan akan segera berlangsung. Bank

sentral Jepang menargetkan laju penjualan sekitar 330 miliar yen per tahun.

Langkah ini menjadi bagian dari normalisasi kebijakan moneter BoJ setelah bertahun-tahun melakukan pembelian besar-besaran aset berisiko, termasuk ETF, sebagai upaya mendorong perekonomian Jepang keluar dari deflasi.

Diskusi  perbankan di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com.

 

 


 .

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved