Senin, 8 Juni 2026

Pakistan Dilanda Rentetan Kekerasan, Upaya Penanggulangan Terorisme Hadapi Tantangan

Sebagai negara federal yang terdiri atas lima unit federasi, Pakistan membagi kewenangan penting, termasuk keamanan.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Tangkap layar X
Bendera Pakistan - Peristiwa bom bunuh diri terjadi di masjid Shiite di Islamabad, Pakistan pada Jumat (6/2/2026) waktu setempat. Tragedi tersebut mengakibatkan 31 orang tewas dan ratusan orang luka-luka. 

Sementara, saksi lainnya bernama Zaheer Abbas juga mengaku mendengar baku tembak sebelum insiden bom bunuh diri terjadi.

Dia mengatakan sesaat setelah jemaah menunaikan salat, barulah terdengar ledakan yang membuat orang-orang terluka.

Tak lama setelah itu, polisi dan petugas penyelamat tiba dan membawa korban ke rumah sakit.

Abbas mengaku tidak mengalami luka parah akibat insiden tersebut.

Pengakuan serupa juga disampaikan oleh dua polisi yang berjaga, di mana para pelaku sempat hendak memaksa masuk ke dalam masjid. Namun, mereka sempat menahannya untuk tidak masuk.

Polisi pun masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Di sisi lain, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri (PM) Shehbaz Sharif pun mengutuk serangan bom bunuh diri tersebut.

Mereka juga mengucapkan belasungkawa atas korban meninggal akibat insiden ini.

“Menargetkan warga sipil yang tak bersalah adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata Zardari.

“Bangsa ini berdiri bersama keluarga korban yang terdampak dalam masa sulit ini," kata Sharif.

Serangan Bom Bunuh Diri Pernah Terjadi Akhir Tahun Lalu

Sebelumnya, Pakistan juga sempat diguncang serangan bom bunuh diri pada 24 November 2025 lalu di Kota Peshawar.

Dikutip dari Aljazeera, tragedi tersebut terjadi di Markas Besar Pasukan Paramiliter Pakistan ketika dua pelaku meledakan dirinya sendiri.

Akibatnya, tiga petugas keamanan tewas dan 12 orang mengalami luka-luka.

Ketika itu, polisi menyebut ada dua pelaku lain yang membawa senjata dan hendak menyerang petugas keamanan.

Mereka pun berakhir tewas setelah ditembak oleh polisi.

"Pasukan keamanan menembak mati dua penyerang lain yang diduga terlibat," kata Kepala Polisi Peshawar Mian Saeed, dikutip dari The Guardian.

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas insiden tersebut.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved