Iran Vs Amerika Memanas
Peringatan Keras Ali Khamenei ke AS, Singgung Senjata yang Bisa Tenggelamkan Kapal Induk
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) soal pengerahan kapal induk.
Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat penguatan aliansi strategis antara kedua negara dalam menghadapi tekanan Barat, khususnya AS.
Berdasarkan laporan kantor berita lokal yang dikutip Al Arabiya pada Rabu (18/2/2026), latihan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi operasional dan keamanan maritim di jalur perdagangan vital.
Latihan bersama ini dijadwalkan akan melibatkan berbagai jenis kapal perang, termasuk kapal perusak dan armada pendukung dari kedua belah pihak.
"Latihan angkatan laut gabungan Republik Islam Iran dan Rusia akan berlangsung besok (Kamis) di Laut Oman dan di Samudra Hindia bagian utara," kata juru bicara latihan, Laksamana Muda Hassan Maghsoudloo.
"Tujuannya adalah untuk memperkuat keamanan maritim dan memperdalam hubungan antara angkatan laut kedua negara," tambahnya, tanpa menyebutkan durasi latihan tersebut.
Pembicaraan sebelumnya antara Iran dan AS gagal menyusul serangan Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran pada Juni 2025.
Baca juga: Rusia, China, dan Iran Unjuk Kekuatan, Gelar Latihan Perang di Jalur Minyak Dunia
Presiden AS Donald Trump telah mengerahkan kekuatan angkatan laut yang signifikan di wilayah tersebut, yang ia gambarkan sebagai "armada".
Para pejabat Iran telah berulang kali mengancam akan memblokir Selat Hormuz, terutama selama periode ketegangan dengan Amerika Serikat, tetapi selat tersebut belum pernah ditutup.
Sebagai jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair global, Selat Hormuz telah menjadi lokasi beberapa insiden di masa lalu dan kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya tekanan di tengah pembicaraan AS-Iran.
Iran mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan menutup sebagian selat tersebut selama beberapa jam karena alasan "keamanan" selama latihan militer mereka sendiri di selat tersebut.
(Tribunnews.com/Whiesa)