Minggu, 26 April 2026

Konflik Pakistan vs Taliban

Perang Terbuka Pakistan Vs Afghanistan, Kabul Dibom, Dalam Sehari Puluhan Korban Berjatuhan 

Pakistan menyatakan berada dalam "perang terbuka" dengan negara tetangganya, Afghanistan.

Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni
KABUL DIBOM - Tangkap layar Khaberni saat penergetan sasaran di Kota Kabul, Afghanistan oleh militer Pakistan, Jumat (27/2/2026). Kedua negara bertetangga itu akhirnya berperang secara terbuka setelah berulang kali terlibat clash bersenjata di sepanjang perbatasan. 

Seorang pejabat Afghanistan mengumumkan bahwa sejumlah warga sipil terluka di sebuah kamp untuk warga Afghanistan yang kembali dari Pakistan di dekat perbatasan Torkham.

Kepala kantor media Nangarhar, Qureshi Badlon, mengatakan: "Sebuah peluru menghantam kamp, ​​dan sayangnya tujuh pengungsi kami terluka, dan seorang wanita dalam kondisi kritis."

Meskipun perbatasan ditutup sejak bentrokan dimulai pada bulan Oktober, warga Afghanistan yang kembali diizinkan untuk menyeberanginya.

KABUL DIBOM - Tangkap layar Khaberni saat penergetan sasaran di Kota Kabul, Afghanistan oleh militer Pakistan, Jumat (27/2/2026). Kedua negara bertetangga itu akhirnya berperang secara terbuka setelah berulang kali terlibat clash bersenjata di sepanjang perbatasan.
KABUL DIBOM - Tangkap layar Khaberni saat penergetan sasaran di Kota Kabul, Afghanistan oleh militer Pakistan, Jumat (27/2/2026). Kedua negara bertetangga itu akhirnya berperang secara terbuka setelah berulang kali terlibat clash bersenjata di sepanjang perbatasan. (Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni)

36 Militan Afghanistan Tewas di Perbatasan

 Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengumumkan bahwa setidaknya 36 militan dari gerakan Taliban Afghanistan tewas dalam bentrokan di perbatasan dengan Pakistan, bersamaan dengan tewasnya dua tentara Pakistan dan luka-luka yang dialami tiga lainnya.

 
Tarar mengatakan: "Menurut informasi yang telah dikonfirmasi sejauh ini, 36 militan dari rezim Taliban Afghanistan tewas selama operasi yang dilakukan oleh tentara Pakistan, dan banyak yang terluka.

Dua tentara Pakistan gugur saat membela tanah air, dan tiga lainnya terluka."

Eskalasi ini terjadi beberapa hari setelah Pakistan melancarkan serangan udara di provinsi Nangarhar dan Paktika di Afghanistan pekan lalu, yang menewaskan dan melukai puluhan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, menurut pihak berwenang Afghanistan.

Pada Jumat malam, angkatan bersenjata Afghanistan mengumumkan bahwa, sebagai tanggapan terhadap penembakan Pakistan, mereka telah memulai operasi militer ofensif skala besar terhadap pusat dan fasilitas pasukan Pakistan di sepanjang Garis Durand yang memisahkan kedua negara, menandakan peningkatan ketegangan yang berbahaya di wilayah perbatasan.

 

 
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved