Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Ogah Negosiasi dengan AS, Potensi Perang Berlanjut usai Kematian Khamenei

Iran menegaskan enggan untuk bernegosiasi dengan AS setelah diserang bersama dengan sekutunya Israel pada Sabtu (28/2/2026) lalu.

Tayang:

"Ya kami bermaksud (menyerang Iran) empat hingga lima pekan. Itu tidak akan sulit," katanya ketika diwawancarai via sambungan telepon oleh New York Times.

Baca juga: Serangan AS–Israel ke Iran Bukti Gagalnya Board of Peace, Juru Damai Mengoyak Tatanan Perdamaian

Trump jumawa bahwa negaranya memiliki cadangan amunisi dan senjata tempur terbesar di dunia dan berada di berbagai negara.

"Kami memiliki amunisi dalam jumlah besar. Anda tahu, kami memiliki amunisi yang disimpan di seluruh dunia di berbagai negara," tegasnya.

Di sisi lain, Trump juga mengungkapkan pilihannya terkait pengganti Khamenei yang tewas.

Dia menyebut ada tiga sosok yang layak untuk menggantikan Khamenei yang telah memimpin Iran selama 36 tahun.

Namun, Trump tidak menyebutkan nama dari sosok yang dimaksud.

"Saya punya tiga pilihan yang sangat bagus. Saya tidak akan mengungkapkannya sekarang. Mari kita selesaikan pekerjaan ini dulu," katanya.

Lebih lanjut, Trump sesumbar denganmenyebut bahwa Iran akan tunduk pada kemauan AS dan Israel pasca diserang.

"Negara itu telah sangat melemah, setidaknya begitulah saat ini," ujarnya.

Jumlah Korban di Berbagai Negara usai AS-Israel Serang Iran

DIHANTAM RUDAL - Lokasi serangan rudal Iran yang menyasar kota Beit Shemesh, Barat Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Iran sejauh ini telah meningkat menjadi 8 warga Israel.
DIHANTAM RUDAL - Lokasi serangan rudal Iran yang menyasar kota Beit Shemesh, Barat Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Iran sejauh ini telah meningkat menjadi 8 warga Israel. (Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni)

Dikutip dari Aljazeera, serangan AS dan Israel ke Iran ternyata juga berdampak ke negara lain.

Di Iran, per Minggu (1/3/2026), total korban tewas mencapai 201 orang menurut laporan dari Palang Merah Iran dan media pemerintah.

Selain itu, ada pula korban luka-luka yang mencapai 747 orang.

Baca juga: Antisipasi Dampak Perang Israel-AS Vs Iran, DPR Minta Menkeu Purbaya Siapkan Skenario Fiskal Darurat

Adapun korban paling banyak berasal dari Kota Minab yang berada di tenggara Iran di mana serangan AS-Israel yang menyasar sekolah dasar perempuan.

Total ada 148 orang tewas dan 95 lainnya mengalami luka-luka.

Lalu, di Israel, total ada 9 orang tewas dan 121 lainnya mengalami luka-luka karena serangan balasan yang dilakukan Iran.

Selanjutnya, korban tewas juga ada di Kuwait sebanyak 1 orang dan 32 lainnya luka-luka.

Korban tewas juga ada di Uni Emirat Arab (UEA) yakni sejumlah 3 orang dan 58 korban luka-luka.

Sementara, negara lain yang turut terdampak yakni Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved