Sabtu, 11 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Update kondisi WNI di Doha Qatar: Ratusan Orang Terisolasi akibat Perang Timur Tengah

Wamen HAM Mugiyanto terdampar 3 hari di Doha akibat konflik Timur Tengah, lebih 100 WNI terdampak penutupan udara.

Editor: Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
  • Mugiyanto tertahan tiga hari di Doha saat menuju sidang Dewan HAM PBB di Jenewa. 
  • Lebih 100 WNI terdampak penutupan ruang udara, termasuk di Dubai, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain. 
  • Pemerintah minta WNI tetap tenang dan ikuti arahan perwakilan RI.

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto, dilaporkan terdampar di Doha, Qatar, akibat situasi konflik yang membuat ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah ditutup.

Per Selasa (3/3/2026), Mugiyanto menyebut dirinya telah tiga hari tertahan di Doha saat dalam perjalanan menuju Jenewa untuk menghadiri sidang Dewan HAM ke-61 PBB di Jenewa.

“Ini hari ketiga kami terdampar di Doha, Qatar. Kami seharusnya menghadiri sidang Dewan HAM PBB di Jenewa. Sampai hari ketiga, situasi masih belum kondusif dan belum ada kepastian kapan konflik ini berakhir serta kapan ruang udara Qatar dan negara-negara sekitar dibuka,” ujarnya dalam video yang diterima Tribunnews.com.

Ia berharap ruang udara di Qatar dan kawasan sekitarnya segera dipulihkan sehingga para penumpang dapat melanjutkan perjalanan, serta situasi keamanan segera membaik.

Baca juga: Ledakan di Langit Doha Qatar, UEA Hadapi Serangan Rudal dari Iran

Lebih dari 100 WNI Terdampak di Doha

Berdasarkan informasi dari Duta Besar RI untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah, terdapat lebih dari 100 warga yang terdampak di Bandara Internasional Hamad, Doha.

Mugiyanto mengaku berada di lokasi bersama Duta Besar RI untuk Qatar guna memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Selain di Doha, puluhan hingga ratusan WNI lainnya juga dilaporkan terdampak di sejumlah negara kawasan Teluk, seperti Dubai (UEA), Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain.

Mereka tidak dapat melanjutkan penerbangan akibat penutupan ruang udara.

Imbau Tetap Tenang dan Ikuti Arahan

Mugiyanto juga menyampaikan bahwa para WNI di sejumlah negara terdampak menghadapi keterbatasan pergerakan karena imbauan keamanan dari otoritas setempat.

“Kita punya persoalan dengan rasa aman dan di beberapa tempat kami tidak diperbolehkan keluar rumah oleh otoritas setempat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak tetap tenang dan mengikuti arahan dari perwakilan RI serta otoritas negara masing-masing.

“Kita percayakan saja situasi ini segera membaik dan kita mengikuti kebijakan serta arahan Bapak Duta Besar dan otoritas setempat,” pungkasnya.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di kawasan Timur Tengah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi untuk memastikan keselamatan WNI yang terdampak konflik.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved