Senin, 27 April 2026

Diduga Selingkuh dengan Ajudan, Donald Trump Copot Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem

Kristi Noem baru disidang di parlemen AS terkait dugaan hubungan perselingkuhan dengan ajudannya, Corey Lewandow.

|
Penulis: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Foto: Gedung Putih/Anadolu via People
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mendadak dicopot oleh Presiden Donald Trump.
  • Alasan pencopotan tidak dijelaskan namun kuat dugaan karena dia sempat dicecar di parlemen soal perselingkuhan dengan ajudannya.
  • Noem selama ini dianggap telah memainkan peran penting dalam beberapa kebijakan imigrasi paling kontroversial pemerintahan Trump.

TRIBUNNEWS.COM, AS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencopot Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem.

Penggantinya adalah senator dari Partai Republik Markwayne Mullin.

Dalam unggahan media sosial  pada Kamis (5/3/2026), Trump menjelaskan Kristi Noem akan ditugaskan untuk menjadi utusan khusus untuk inisiatif keamanan baru yang berfokus pada Belahan Barat, yang dijuluki "Perisai Amerika".

Trump memuji Noem.

"Dia telah melayani kita dengan baik, dan telah menghasilkan banyak hasil yang spektakuler (terutama di perbatasan!)," ujar Trump.

Noem dianggap telah memainkan peran penting dalam beberapa kebijakan imigrasi paling kontroversial pemerintahan Trump.

Kontroversi Selingkuh dengan Ajudan

Tak lama setelah Kristi Noem dipecat sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri, spekulasi tentang kemungkinan alasan di balik keputusan mendadak Presiden Trump mulai beredar. 

Wanita berusia 54 tahun itu baru-baru ini menghadapi sidang di parlemen AS terkait dugaan hubungan perselingkuhan dengan ajudannya, Corey Lewandowski.

"Ini salah satu jawabannya berpotensi menjadi penyebab pemecatannya," kata sebuah sumber Gedung Putih kepada The New York Post.

Menurut laporan tersebut, jawaban Noem yang mengejutkan dan tidak menjawab pertanyaan langsung tentang perselingkuhannya adalah "pemicu terakhir" dan mendorong Trump untuk memecatnya.

Presiden sudah sangat marah pada Noem setelah dia memberi tahu para senator pada hari Selasa bahwa Trump menyetujui iklan senilai $220 juta yang menampilkan dirinya.

“Pertanyaan tentang perselingkuhan di sidang itu benar-benar menjadi pemicu terakhir. Itu sangat brutal,” kata sebuah sumber kepada Post.

“Tidak ada jalan kembali setelah dua sidang tersebut. Semuanya menjadi tentang dia dan pria itu,” tambah sumber lain.

Corey Lewandowski bereaksi terhadap pemecatan Noem

Sementara itu, Lewandowski berbicara kepada The New York Post tentang pemecatan Noem.

“Saya tidak akan pernah mencoba berasumsi untuk memahami pikiran Presiden Trump. Saya pikir dia memiliki alasan untuk setiap hal yang dia lakukan, dan kita telah melihat kesuksesan luar biasa dari kepemimpinannya di Gedung Putih,” katanya.

Reuters mengutip sumber yang melaporkan pekan lalu bahwa Lewandowski memasuki kokpit tanpa diundang di pesawat pemerintah AS tahun lalu selama penerbangan.

Dia kemudian memecat pilot karena selimut Noem hilang. 

Lewandowski mengatakan fakta-fakta yang diceritakan oleh sumber-sumber tersebut salah, tetapi ia tidak menanggapi pertanyaan-pertanyaan tertentu tentang insiden tersebut.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved