Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Setelah Serang Iran, Trump Berencana Gempur Kuba: Negara Gagal
Trump berencana akan melakukan serangan ke Kuba setelah operasi militer di Iran rampung. Dia menyebut Kuba adalah negara gagal.
Ia menyebut militer AS dan Israel 'telah menghancurkan musuh secara total'.
Dia turut memuji Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio yang menyebut 'melakukan pekerjaan yang fantastis' terkait serangan ke Iran.
Pujian dari Trump ke Rubio pun disambut tepuk tangan dari peserta yang hadir.
“Dan Anda (Rubio) telah melakukan pekerjaan yang fantastis di tempat yang disebut Kuba,” puji Trump.
Sementara, sinyal AS untuk menggempur Kuba sebenarnya sudah disampaikan oleh salah satu senator dari Partai Republik, Lindsey Graham.
Dia menyatakan hal tersebut sesaat setelah AS dan Israel memulai serangan ke Iran.
"Kuba (diserang) berikutnya)," kata Graham pada Minggu (29/2/2026) saat diwawancarai Fox News.
Baca juga: DPR AS Tolak Batasi Trump Perangi Iran Meski Mayoritas Rakyat Menentang
Ingin 'Transisi' Pemerintahan di Kuba 'Berjalan Ramah'
Dua hari sebelum serangan ke Iran, Trump memang sudah mengusulkan agar adanya pergantian pemerintahan di Kuba tetapi dengan syarat dilakukan secara 'ramah'.
Hal itu disampaikan saat dirinya hendak naik helikopter kepresidenan Marine One untuk perjalanan ke Texas.
Trump mengatakan pemerintah Kuba telah berbicara dengan pihaknya terkait masalah ekonomi yang dihadapi.
"Pemerintah Kuba sedang berbicara edngan kami, dan mereka dalam masalah besar, seperti yang Anda tahu. Mereka tidak punya uang. Mereka tidak punya apa-apa saat ini, tapi mereka sedang berbicara dengan kami," ujar Trump dikutip dari Aljazeera.
"Dan mungkin kita akan melakukan 'pengambilalihan (kekuasaan) yang ramah' di Kuba. Kita bisa saja berakhir dengan pengambilalihan yang ramah di Kuba," sambungnya.
Baca juga: Di Tengah Perang Timur Tengah, Netanyahu Mulai Khawatir Trump ‘Main Belakang’ dengan Iran
Trump menegaskan bahwa Kuba telah menjadi 'negara gagal' dan diklaim olehnya telah berada di ambang kehancuran'.
"Sejak saya masih kecil, saya mendengar tentang Kuba, dan semua orang ingin mengubahnya, dan saya bisa melihat itu terjadi," kata Trump.
Ia mengatakan rencana pengambilalihan pemerintahan akan dipimpin oleh Rubio.