Iran Vs Amerika Memanas
Serangan Rudal dan Drone Berhasil Dicegat, Arab Saudi Peringatkan Iran
Arab Saudi menegaskan Iran akan menjadi pihak paling merugi jika eskalasi konflik berlanjut, setelah rudal dan drone kembali ditembak jatuh
Dalam beberapa hari terakhir, pertahanan udara Arab Saudi juga dilaporkan berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal serta drone yang diarahkan ke target-target strategis.
Sebagian besar rudal disebutkan mengarah ke Pangkalan Udara Prince Sultan, sementara sejumlah drone menargetkan ladang minyak Shaybah yang merupakan salah satu fasilitas energi penting di kawasan tersebut.
Rekaman video yang diunggah Kementerian Pertahanan di platform X pada Minggu juga memperlihatkan beberapa drone yang diduga milik musuh berhasil dinetralkan oleh sistem pertahanan udara Saudi sebelum mencapai targetnya.
Baca juga: Arab Saudi dan Pakistan Gelar Pertemuan, Desak Iran Tak Salah Melangkah
Namun, serangan sebelumnya pada Minggu dilaporkan menimbulkan korban sipil.
Sebuah proyektil jatuh di kawasan permukiman di Kabupaten Al-Kharj, yang merupakan lokasi pangkalan udara tersebut, mengakibatkan dua orang tewas dan 12 lainnya terluka.
Juru bicara resmi Saudi Civil Defense menyatakan bahwa dua korban tewas merupakan warga negara India dan Bangladesh.
Sementara itu, 12 orang yang mengalami luka-luka seluruhnya merupakan warga Bangladesh yang tinggal di kawasan tersebut.
Para korban diketahui bekerja di sebuah perusahaan jasa perawatan dan kebersihan yang beroperasi di area tersebut.
Pihak berwenang Saudi menyatakan bahwa tim penyelamat dan medis segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta mengamankan area terdampak.
Situasi keamanan di kawasan Teluk saat ini masih terus dipantau secara ketat oleh pemerintah Saudi dan sekutunya, di tengah kekhawatiran bahwa rangkaian serangan rudal dan drone dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rudaldronearab11111.jpg)