Minggu, 12 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Irak Jadi Medan Baru Perang Iran: Tanker Diserang, Terminal Minyak Ditutup

Perang Iran meluas ke Irak. Serangan tanker mematikan terjadi di Teluk, terminal minyak ditutup, dan rudal menghantam pangkalan militer.

Otoritas pemasaran minyak Irak menyatakan insiden tersebut berdampak negatif terhadap keamanan dan perekonomian negara.

Rudal Hantam Pangkalan Militer Italia di Erbil

Eskalasi konflik juga terlihat dari serangan rudal terhadap pangkalan militer Italia di kota Erbil di wilayah Kurdi Irak.

Kementerian Pertahanan Italy menyatakan satu rudal menghantam pangkalan tersebut pada malam hari.

Tidak ada korban jiwa maupun luka di antara personel militer Italia yang bertugas.

Sekitar 300 tentara Italia ditempatkan di Erbil untuk menjalankan misi pelatihan bagi pasukan keamanan Kurdi.

Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mengatakan para tentara sempat berlindung di bunker selama serangan berlangsung dan semuanya berada dalam kondisi aman.

Serangan Udara Tewaskan Pejuang Paramiliter

Di bagian barat Irak, serangan udara juga menghantam markas kelompok paramiliter pro-Iran di kota Al-Qaim dekat perbatasan Suriah.

Kelompok tersebut merupakan bagian dari organisasi paramiliter Popular Mobilization Forces (PMF), yang dikenal juga sebagai Hashd al-Shaabi.

Awalnya dilaporkan tiga orang tewas dan empat lainnya terluka.

Namun laporan terbaru menyebut jumlah korban tewas meningkat menjadi sedikitnya 10 orang.

Serangan ini semakin memperkuat kekhawatiran bahwa Irak telah menjadi medan pertempuran sekunder dalam konflik regional yang lebih luas.

Ekonomi Irak Tertekan Akibat Konflik

Serangan terhadap jalur energi dan infrastruktur minyak mulai berdampak besar terhadap ekonomi Irak.

Produksi minyak negara itu dilaporkan anjlok tajam sejak konflik meningkat, dari sekitar 3,3 juta barel per hari menjadi kurang dari satu juta barel per hari.

Padahal lebih dari 90 persen pendapatan anggaran Irak berasal dari sektor minyak. Penurunan produksi ini berpotensi memicu tekanan ekonomi yang besar bagi negara tersebut.

Kementerian Perminyakan Irak juga menyerukan perlindungan terhadap jalur pelayaran internasional agar pasokan energi global tetap aman.

Baca juga: Trump Boncos! Baru 6 Hari Perang Iran, AS Sudah Bakar Duit Rp180 Triliun

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved