Iran Vs Amerika Memanas
Mengenal USS Gerald R. Ford, Kapal Induk Modern AS yang Jadi Target IRGC di Laut Merah
IRGC Iran peringatkan fasilitas pendukung USS Gerald R Ford di Laut Merah sebagai target sah amid ketegangan AS-Iran.
Dibangun sejak 2009 di galangan Newport News Shipbuilding, Virginia, USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk pertama yang selesai setelah 35 tahun.
Kapal ini dilengkapi sistem radar Dual Band Radar (DBR) yang menggabungkan radar X-Band AN/SPY-3 dan S-Band Volume Surveillance Radar, mampu mendeteksi dan melacak pesawat serta rudal musuh, didukung sistem pertahanan ESSM, Phalanx CIWS, dan Rolling Airframe Missile (RAM).
Kapasitas angkut pesawatnya mencapai 90 unit, termasuk F-35C, F/A-18E Super Hornet, EA-18G Growler, E-2D Hawkeye, C-2 Greyhound, MH-60S Seahawk, dan drone MQ-25 Stingray.
Desainnya juga memiliki reaktor nuklir A1B, fitur siluman, dek penerbangan lebih luas, serta sistem peperangan terintegrasi (SSDS).
Pengembangan kelas Ford dimaksudkan untuk menggantikan keterbatasan kapal induk kelas Nimitz, dengan teknologi yang lebih hemat biaya, efisien, dan dapat dioperasikan dengan awak lebih sedikit.
Saat ini, USS Gerald R. Ford telah aktif sejak 2017, sementara kapal lain dalam kelas ini, termasuk CVN-79 hingga CVN-82, dijadwalkan menyusul hingga 2036.
Dengan kombinasi teknologi mutakhir dan kemampuan tempur yang besar, kapal induk kelas Gerald R. Ford menjadi simbol kekuatan angkatan laut AS di era modern dan diharapkan menjadi tulang punggung operasi laut Amerika selama beberapa dekade ke depan.