Rabu, 8 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

 Ali Larijani Tewas Dibom AS-Israel Saat Kunjungi Rumah Putrinya di Teheran

Sumber-sumber terpercaya di Iran melaporkan bahwa Larijani tewas bersama putranya bernama Morteza.

Editor: Hasanudin Aco
HO/Al Arabiya
TEWAS BERSAMA PUTRANYA - Ali Larijani bersama putranya bernama Morteza yang tewas dalam pemboman Israel-AS di Teheran tadi malam. Ali Larijani tewas saat mengunjungi rumah putrinya. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Keamanan Iran Dr Ali Larijani gugur pada Senin (16/3/2026) malam dalam serangan militer Amerika Serikat (AS)-Israel.
  • Dr Ali Larijani juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran sejak Agustus 2025 lalu.
  • Larijani disebut sebagai sosok negarawan, filsuf, dan ahli strategi politik berpengalaman dari Republik Islam Iran.
  • Dia tewas saat sedang mengunjungi kediaman putrinya di Teheran. Putranya tewas dalam kejadian itu.

TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Setelah Iran secara resmi mengumumkan kematian kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani (usia 67 tahun) akibat serangan udara Israel-AS.

Sumber-sumber terpercaya di Iran melaporkan bahwa Larijani tewas bersama putranya bernama Morteza.

"Salah satu ajudannya dan sejumlah pengikutnya juga tewas dalam kejadian itu," menurut Kantor Berita Fars, Rabu (18/3/2026).

Sumber itu juga mengindikasikan bahwa pembunuhan itu dilakukan dengan menargetkan rumah putrinya di daerah Pardis, timur laut Teheran, oleh pesawat tempur milik Amerika Serikat dan Israel.

Saat kejadian Ali Larijani sedang mengunjungi putrinya.

Namun tidak dijelaskan bagaimana kondisi putrinya.

Wilayah Pardis dihantam sekitar pukul 3 pagi pada  Selasa (17/3/2026) sebagai bagian dari serangkaian serangan yang dilancarkan Israel terhadap ibu kota dan wilayah Iran lainnya.

Kemudian beberapa jam setelah ledakan, desas-desus beredar di antara beberapa penduduk dan sumber lokal tentang kemungkinan kehadiran tokoh-tokoh resmi di lokasi tersebut.

Khususnya menyebut nama Larijani, selain Ahmad Reza Radan, komandan pasukan keamanan internal Iran.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz  mengkonfirmasi bahwa Larijani tewas dalam serangan Israel.

Getol melawan AS-Israel

Larijani beberapa hari lalu muncul di jalanan Teheran untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa "Hari Quds". 

Larijani kemudian memposting di X, menulis bahwa "Para pemimpin Iran berani dan tidak bersembunyi atau gentar," menentang pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang menyatakan bahwa para pemimpin Iran sedang bersembunyi.

Dari keluarga terkemuka di Iran

Larijani berasal dari salah satu keluarga ulama terkemuka di negara itu.

Saudara-saudaranya telah memegang jabatan tinggi sejak revolusi Iran tahun 1979.

Larijani dikenal sebagai tokoh pragmatis yang memiliki pengaruh besar dalam kebijakan keamanan Iran.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved