Iran Vs Amerika Memanas
Qeshm 'Kapal Induk' Iran yang Tak Akan Pernah Tenggelam
Kabarnya Iran atau AS bisa menguasai Selat Hormuz jika mampu merebut pulau Qeshm.
Infrastruktur tersembunyi inilah yang memungkinkan Iran menyerang dengan cepat, terutama terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.
Dan tentu saja, letak geografisnya memberikan waktu reaksi yang sangat singkat bagi sistem pertahanan mana pun.
Lokasi dan kerahasiaan—inilah yang telah mengubah Qeshm menjadi aset militer yang ampuh.
Pensiunan Brigadir Jenderal Lebanon Hassan Jouni, seorang ahli militer dan strategis, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Qeshm menampung “kemampuan Iran yang luar biasa”.
Dia menyebutnya sebagai “kota rudal” bawah tanah.
Jaringan luas ini, kata Jouni, dirancang untuk satu tujuan utama yakni untuk secara efektif mengendalikan atau menutup Selat Hormuz.
Kabarnya Iran atau AS bisa menguasai Selat Hormuz jika mampu merebut pulau itu.
Sejarah Qeshm Sejak Agresi Inggris
Dikenal dalam bahasa Arab sebagai Jazira-al-Ṭawila (Pulau Panjang), identitas Qeshm dibentuk oleh serangkaian kekaisaran.
Menurut Encyclopaedia Iranica , penjelajah Yunani Nearchus menyebutnya sebagai Oaracta dan melihat makam legendaris Erythras, yang namanya menjadi asal nama Laut Erythraean, di sana.
Pada abad kesembilan, ahli geografi Islam menyebutnya sebagai Abarkawan, sebuah nama yang kemudian secara etimologis diterjemahkan sebagai Jazira-ye Gavan atau "Pulau Sapi".
Pulau itu dianggap sangat penting secara strategis sehingga para penguasa Hormuz memindahkan seluruh istana mereka ke sana pada tahun 1301 untuk menghindari serangan Tartar.
Selama berabad-abad, pulau itu berfungsi sebagai "lumbung air", menyediakan air minum yang sangat penting bagi Kerajaan Hormuz yang gersang di sisi timur Teluk.
Kekayaan pulau itu begitu melegenda sehingga pada tahun 1552, komandan Ottoman Piri Reis menyerbu pulau itu, digambarkan oleh catatan kontemporer sebagai "hadiah terkaya yang dapat ditemukan di seluruh dunia".
Sejarah kolonial pulau ini juga sama bergejolaknya.
Bangsa Portugis membangun benteng batu besar di Qeshm pada tahun 1621.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pulau-QeshmPulau-QeshmPulau-Qeshm.jpg)