Kamis, 7 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

10.000 Tentara AS Sudah Siap Menuju Iran, Bakal Beri Pukulan Telak ke Teheran

Pentagon telah menyiapkan 10.000 tentara untuk menuju Iran bila pembicaraan damai menemui jalan buntu. Siap beri pukulan telak.

Tayang:
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Tiara Shelavie

Trump memutuskan untuk mengerem rencana serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran.

Langkah ini diambil setelah Trump mengeklaim adanya kemajuan positif dalam proses negosiasi dengan Teheran.

Melalui unggahan di akun Truth Social miliknya, Trump mengumumkan perpanjangan tenggat waktu serangan hingga 6 April 2026 mendatang.

Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.

"Pembicaraan terus berlanjut. Meski banyak pemberitaan miring dari 'media hoaks', saya tegaskan semuanya berjalan sangat lancar," ujar Trump sebagaimana dikutip dari Al Arabiya.

Trump mengungkapkan bahwa keputusan untuk memberikan "napas lega" selama 10 hari ini merupakan respons atas permintaan langsung dari pemerintah Iran.

Baca juga: Pezeshkian: Dukungan Putin dan Rakyat Rusia Jadi Inspirasi Iran dalam Perang Melawan AS

Selain soal penundaan serangan, Trump melontarkan pernyataan kontroversial mengenai masa depan sumber daya alam Iran.

Ia memberi sinyal bahwa AS kemungkinan akan mengambil alih kendali atas cadangan minyak Iran.

Ia bahkan membandingkan skenario ini dengan langkah Washington di Venezuela pasca-tumbangnya rezim Nicolas Maduro.

Strategi ini dipandang sebagai upaya AS untuk memastikan stabilitas pasokan energi global sekaligus menekan pengaruh politik Teheran di kawasan Timur Tengah.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved