Iran Vs Amerika Memanas
IRGC Serang Pabrik Aluminium UEA-Bahrain, Iran Balas Serangan AS-Israel, Pasokan Global Terancam
Iran serang pabrik aluminium di UEA dan Bahrain, balasan atas serangan AS-Israel, ancam pasokan global.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah terus memanas.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone yang menargetkan fasilitas aluminium di Uni Emirat Arab dan Bahrain.
Al Jazeera melaporkan, serangan tersebut diumumkan melalui siaran televisi pemerintah Iran, IRIB, pada Minggu (29/3/2026).
IRGC menyebut fasilitas yang diserang memiliki keterkaitan dengan militer Amerika Serikat.
Serangan itu disebut sebagai bentuk balasan atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menghantam infrastruktur industri Iran.
Korban Luka dan Kerusakan Fasilitas
Perusahaan Aluminium Bahrain (Alba) mengonfirmasi fasilitasnya menjadi sasaran serangan.
Dua karyawan dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.
Sementara itu, Emirates Global Aluminium (EGA) menyatakan salah satu lokasi mereka di Abu Dhabi mengalami kerusakan signifikan.
Sedikitnya enam pekerja dilaporkan terluka.
Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi klaim IRGC terkait keterkaitan fasilitas tersebut dengan militer AS.
Balasan atas Serangan Industri Iran
Baca juga: Hormuz Terkunci! Manuver Prabowo ke Jepang-Korsel Pasca-Perang Iran Terungkap: Misi Darurat Energi!
Korps Garda Revolusi Islam menegaskan serangan tersebut merupakan respons langsung atas serangan terhadap fasilitas baja dan industri Iran yang disebut diluncurkan dari pangkalan militer di negara-negara Teluk.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa Teheran akan memberikan “harga mahal” atas serangan Israel terhadap infrastruktur strategis Iran.
Sejak perang meletus pada akhir Februari, Iran secara rutin melancarkan serangan balasan ke berbagai titik di kawasan, termasuk negara-negara Teluk yang dianggap terkait dengan operasi militer Amerika Serikat dan Israel.
Ancaman terhadap Pasokan Global
Serangan terhadap industri aluminium dinilai berpotensi mengganggu rantai pasok global.
Al Jazeera menyebut sekitar 4 hingga 9 persen pasokan aluminium dunia berasal dari kawasan Teluk.