Iran Vs Amerika Memanas
Pakar Iran Nilai Strategi Militer AS Tak Efektif di Selat Hormuz
AS ancam blokade Selat Hormuz, Iran siap melawan. Ketegangan berisiko meluas dan mengguncang pasar energi global
Situasi ini berpotensi meluas jika negara lain ikut terlibat.
Kharazmi menyinggung kemungkinan China mengawal kapal-kapalnya sendiri di jalur tersebut.
Jika itu terjadi, konflik berisiko berkembang menjadi konfrontasi langsung antara dua kekuatan besar dunia.
Selain itu, Iran juga disebut mengancam akan menutup Selat Bab el-Mandeb, jalur penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
Ujian Ketahanan Global
Menurut Kharazmi, jika blokade benar-benar terjadi, maka bukan hanya Iran yang diuji, tetapi juga stabilitas pasar global.
“Ini akan menjadi pertarungan antara ketahanan Republik Islam dan ketahanan pasar global,” katanya.
Ia menegaskan bahwa secara teknis, tidak ada pihak yang benar-benar mampu mengendalikan situasi sepenuhnya.
“Secara teknis, mereka tidak dapat mengendalikan situasi. Dengan strategi ala Hollywood, mereka tidak akan menang di medan ini,” katanya.
Ancaman Donald Trump
Presiden Donald Trump pada Minggu memerintahkan blokade angkatan laut AS di Selat Hormuz sebagai respons atas penolakan Iran untuk menghentikan ambisi nuklirnya dalam perundingan damai di Islamabad.
Trump mengatakan Teheran tetap menolak mengalah terkait program nuklirnya.
“Efektif segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang terbaik di dunia, akan memulai proses MEMBLOKADE setiap kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
“Setiap pihak Iran yang menembak kami atau kapal damai akan dihancurkan!”
United States Central Command mengumumkan bahwa mereka akan memblokade seluruh pelabuhan Iran mulai Senin pukul 10.00 EDT atau 17.30 waktu Iran.
CENTCOM menyatakan blokade akan diberlakukan secara tidak memihak terhadap kapal dari semua negara, namun tetap mengizinkan kapal yang berlayar antarpelabuhan non-Iran melintasi Selat Hormuz.
Trump dan para penasihatnya juga mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan militer terbatas di Iran selain blokade Hormuz, sebagai cara memecah kebuntuan dalam perundingan damai, menurut laporan The Wall Street Journal. (Aljazera)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Lalulintas-kapal-di-Selat-Hormuz.jpg)