Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Warga, Operasi Darat Terus Berlanjut
Serangan militer Israel di wilayah selatan Lebanon dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang, sementara operasi darat diklaim masih berlangsung.
Ringkasan Berita:
- Serangan udara Israel di Lebanon selatan dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang.
- Beberapa wilayah termasuk Ansarieh, Bint Jbeil, dan Khanin menjadi sasaran serangan.
- Militer Israel menyatakan operasi darat masih berlangsung dan menargetkan posisi Hizbullah.
TRIBUNNEWS.COM - Kantor berita resmi National News Agency (NNA) melaporkan bahwa serangan udara Israel menghantam sejumlah wilayah permukiman di Lebanon selatan.
Dalam laporan tersebut, sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat serangan di kota Ansarieh, yang terletak dekat Sidon.
Selain itu, serangan udara juga dilaporkan terjadi di wilayah al-Kleyle, dekat Tyre, sementara daerah Bint Jbeil menjadi sasaran tembakan artileri sejak pagi hari.
Situasi semakin memburuk setelah laporan menyebutkan bahwa beberapa rumah di kota Khanin diledakkan menggunakan bahan peledak.
Serta serangan udara tambahan di al-Majadil, mengutip Anadolu Agency, Rabu (15/4/2026).
Di sisi lain, militer Israel menyatakan bahwa operasi darat di Lebanon selatan masih terus berlangsung.
Juru bicara militer, Avichay Adraee, melalui pernyataan di platform X, menyebut bahwa unit Divisi ke-91 tengah melakukan serangan darat untuk memperkuat garis pertahanan di wilayah tersebut.
Adraee juga mengklaim bahwa pasukan Israel berhasil menyita sejumlah senjata dan amunisi milik Hizbullah.
Serta menargetkan bangunan yang diduga digunakan oleh kelompok tersebut melalui serangan udara.
(*)