Iran Vs Amerika Memanas
13 Kali Donald Trump Isyaratkan Perang Iran Segera Berakhir
Donald Trump berulang kali menyatakan perang Iran akan segera berakhir sejak awal konflik pada Februari 2026.
Gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon mulai berlaku meskipun kekerasan masih terjadi pada jam-jam terakhir sebelum kesepakatan.
Jeda ini menjadi bagian dari upaya diplomatik yang lebih luas yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, membuka peluang deeskalasi meski situasi di lapangan masih bergejolak.
Trump menyampaikan optimisme yang berhati-hati, sambil mendesak Hizbullah menghormati gencatan senjata dan mengklaim adanya kemajuan dalam negosiasi dengan Teheran.
Namun, sinyal yang saling bertentangan, mulai dari serangan terakhir hingga isu yang belum terselesaikan.
Baca juga: Pasukan AS Siap Perang Lagi jika Iran Tak Setujui Kesepakatan Damai, Ancam soal Blokade & Pengeboman
Gencatan Senjata Dimulai di Tengah Kekerasan
Gencatan senjata resmi dimulai tengah malam waktu setempat, menjadi jeda pertama setelah berminggu-minggu eskalasi lintas perbatasan antara Israel dan Hizbullah.
Beberapa jam sebelum berlaku, kedua pihak masih saling menyerang.
Dua orang dilaporkan terluka di Karmiel dan Nahariya akibat roket.
Serangan Israel di Ghazieh, Lebanon selatan, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 33 lainnya, menurut otoritas setempat.
Pemerintah Lebanon menyebut insiden tersebut sebagai "pembantaian terhadap warga sipil", sementara operasi penyelamatan masih berlangsung.
Jumlah korban jiwa disebut masih sementara dan berpotensi bertambah.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Donald-T1rump-sampai-menyampaikan-pidato-di-Cross-Hall.jpg)