Rabu, 29 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Detail 3 Kapal yang Ditahan Iran, Salah Satunya Diduga Terafiliasi Israel

Berikut adalah rincian detail dari ketiga kapal komersial yang kini berada di bawah kendali otoritas Iran usai dicegat di Selat Hormuz

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama

Ringkasan Berita:
  • Iran menahan tiga kapal komersial di Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026) dengan dalih pelanggaran navigasi dan sebagai respons atas blokade AS
  • Kapal Epaminondas (Yunani/Liberia) dihujani tembakan oleh armada IRGC hingga mengalami kerusakan fatal
  • Kapal MSC Francesca (Panama) dikuasai oleh personel bersenjata IRGC tanpa tembakan, dengan tuduhan afiliasi tersembunyi dengan Israel
  • Kapal Euphoria (UEA/Panama dicegat oleh kapal cepat bersenjata saat berlayar menuju Jeddah dan dipaksa mematikan mesin

 

TRIBUNNEWS - Ketegangan maritim di Timur Tengah kembali memanas setelah Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan mencegat dan menahan tiga kapal komersial internasional secara beruntun di kawasan Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026).

Serangan Iran di Selat Hormuz ini sendiri terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.

Pihak Iran berdalih bahwa tindakan tersebut diambil karena kapal-kapal tersebut dianggap melanggar aturan navigasi.

Selain itu, Iran mengklaim langkah ini dilakukan sebagai respons blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Langkah agresif ini memicu kekhawatiran global terkait keamanan jalur logistik yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia.

Berikut adalah rincian detail dari ketiga kapal yang kini berada di bawah kendali otoritas Iran:

1. Kapal Epaminondas (Kapal Yunani Berbendera Liberia)

Baca juga: Yunani Konfirmasi Kapal dari Negaranya Ikut Diserang Iran di Selat Hormuz

Kapal pertama yang menjadi sasaran eskalasi ini adalah Epaminondas, sebuah kapal kontainer berbendera Liberia yang dioperasikan penuh oleh perusahaan pelayaran asal Yunani.

Mengutip dari CNN International, Menteri Luar Negeri Yunani, Giorgos Gerapetritis.

Gerapetritis mengonfirmasi secara langsung bahwa kapal tersebut diserang saat berusaha keluar dari perairan Selat Hormuz

Gerapetritis menyebut situasi ini sangat mengkhawatirkan dan telah menginstruksikan seluruh armada Yunani untuk menghindari kawasan tersebut.

Melansir dari laporan intelijen maritim Ambrey yang berbasis di Inggris, kapal Epaminondas tidak sekadar dicegat.

Epaminondas dikabarkan juga dihujani tembakan oleh armada kapal cepat IRGC.

Serangan proyektil tersebut menyebabkan kerusakan fatal pada bagian anjungan kapal dan melumpuhkan sistem navigasi yang ada.

Akibatnya, kapal kehilangan kendali dan dipaksa berbelok menuju perairan teritorial pesisir Iran.

PENUH RANJAU - Tangkap layar WN yang menunjukkan posisi kapal-kapal di Selat Hormuz. Selat yang menjadi jalur penting perdagangan dunia itu dipenuhi ranjau laut yang dipasang Iran dalam perang melawan serangan Amerika Serikat dan Israel.
PENUH RANJAU - Tangkap layar WN yang menunjukkan posisi kapal-kapal di Selat Hormuz. Selat yang menjadi jalur penting perdagangan dunia itu dipenuhi ranjau laut yang dipasang Iran dalam perang melawan serangan Amerika Serikat dan Israel. (Tribunnews.com/Tangkap Layar/WN)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved