Senin, 27 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Terlilit Perang, Rusia Jual 22 Ton Emas Sepanjang Tahun 2026

Bank Sentral Rusia menjual sekitar 22 ton emas sejak awal 2026. Penjualan dilakukan untuk menutup defisit anggaran negara.

Tayang:
Pexels
RUSIA JUAL EMAS - Foto ilustrasi emas diambil dari situs bebas royalti Pexels. Bank Sentral Rusia menjual sekitar 22 ton emas sejak awal 2026. Penjualan dilakukan untuk menutup defisit anggaran negara. 

Ringkasan Berita:
  • Bank Sentral Rusia menjual sekitar 22 ton emas sejak awal 2026.
  • Penjualan dilakukan untuk menutup defisit anggaran negara.
  • Harga emas yang tinggi mendorong peningkatan nilai cadangan Rusia.


TRIBUNNEWS.COM - Bank Sentral Rusia telah menjual sekitar 22 ton emas sejak awal tahun 2026.

Cadangan emas Rusia turun menjadi 2.304,76 ton per 1 April tahun ini, termasuk penurunan 6,22 ton hanya dalam bulan Maret, lapor Kitco News, mengutip bank sentral negara tersebut.

Data Dewan Emas Dunia menunjukkan bahwa Rusia menjual sekitar 15 ton emas dalam dua bulan pertama tahun ini.

Bank Sentral menjual 300.000 ons troy emas pada Januari dan 200.000 ons troy lagi pada Februari, menurut laporan The Moscow Times pada Maret 2026.

Sebagai informasi, troy ounce adalah satuan berat khusus yang digunakan untuk menimbang logam mulia seperti emas, perak, platinum, dan paladium.

Satu troy ounce setara dengan 31,103 gram, lebih berat dibandingkan ounce biasa (28,349 gram).

Disebutkan bahwa hingga saat itu, Kementerian Keuangan Rusia menjual emas batangan kepada Bank Sentral.

Namun, penjualan tersebut menunjukkan bahwa logam mulia itu juga dijual di pasar terbuka.

Baca juga: Pasca Lebaran, Gadai Emas di Bima Meningkat hingga 21,65 Persen

Mengapa Rusia Menjual Emas?

Rusia memiliki cadangan emas terbesar kelima di dunia, mengutip Trading Economics.

Rusia memperluas cadangan emasnya terutama antara tahun 2002 dan 2025, dengan membeli lebih dari 1.900 ton selama periode tersebut.

Namun, pembelian bersih telah melambat sejak 2020 menjadi sekitar 55,4 ton, kata analis Finam, Nikolay Dudchenko, seperti dikutip oleh UNITED24 Media.

Bank Sentral Rusia telah memperdagangkan emas di pasar domestik sejak tahun lalu.

Menurut Bursa Efek Moskow, volume perdagangan emas pada Maret 2026 melonjak 3,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 42,6 ton.

Dari segi nilai, volumenya meningkat lima kali lipat menjadi 534,4 miliar rubel dibandingkan tahun sebelumnya.

Rusia menjual logam mulia ini untuk menutupi defisit anggaran yang semakin melebar di tengah perang dengan Ukraina.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved