Virus Lain, Kapal Pesiar Lain: Norovirus Bikin 100 Penumpang Caribbean Princess Jatuh Sakit
Wabah norovirus di kapal pesiar Caribbean Princess membuat lebih dari 100 penumpang dan awak kapal jatuh sakit.
Hantavirus umumnya menyebar melalui inhalasi kotoran tikus yang terkontaminasi dan dalam kasus langka dapat menular antarmanusia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Gejalanya biasanya muncul antara satu hingga delapan minggu setelah paparan.
Mengenal Lebih Jauh tentang Norovirus
Mengutip clevelandclinic.org, norovirus adalah kelompok virus yang menyebabkan muntah dan diare parah.
Virus ini sangat umum dan sangat menular.
Wabah norovirus biasanya meningkat pada musim dingin.
Infeksi norovirus juga menjadi salah satu penyebab utama penyakit bawaan makanan di Amerika Serikat.
Wabah norovirus pertama tercatat terjadi di Norwalk, Ohio, AS, pada 1968 di sebuah sekolah.
Karena itu, strain pertama virus ini dikenal sebagai virus Norwalk.
Norovirus menyebabkan gastroenteritis, yang sering disebut masyarakat sebagai “flu perut”. Padahal, virus influenza menyebabkan gangguan pernapasan, bukan gastroenteritis.
Secara global, terdapat sekitar 685 juta kasus norovirus setiap tahun. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 juta kasus terjadi pada anak-anak.
Norovirus disebabkan oleh virus dari famili Caliciviridae.
Saat masuk ke dalam tubuh, virus ini menyebabkan peradangan pada lambung dan usus atau gastroenteritis sehingga memicu munculnya gejala.
Seseorang dapat tertular norovirus melalui beberapa cara, seperti:
- Kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut atau hidung.
- Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Baca juga: Menkes: Penularan Hantavirus Antar Manusia Tak Semudah Seperti Covid-19
Orang yang terinfeksi norovirus biasanya mengalami muntah dan diare hebat.
Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh kehilangan banyak cairan dan kesulitan mempertahankan nutrisi.
Norovirus juga membuat penderita sulit makan atau minum karena peradangan di lambung dan usus memicu muntah dan diare.
Meski begitu, pasien tetap dianjurkan makan dan minum sedikit demi sedikit tetapi lebih sering.
Jika makan terlalu cepat atau terlalu banyak, tubuh dapat kembali menolak makanan yang masuk.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jatuh-sakit-akibat-n1orovirus-di-kapal-pesiar-Caribbean-Princess.jpg)