Iran Vs Amerika Memanas
Mojtaba Khamenei Pasang Badan! Uranium Iran Dilarang Keluar Negeri meski AS Mendesak
Iran larang uranium diperkaya keluar negeri meski ditekan AS. Teheran curiga negosiasi damai hanya jebakan sebelum serangan baru.
“Presiden lebih memilih mencapai kesepakatan yang baik. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk melihat apakah itu bisa tercapai,” ujar Rubio.
Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara kedua pihak menunjukkan “beberapa tanda yang baik”, meskipun belum ada jaminan bahwa perundingan akan berhasil sepenuhnya.
Di sisi lain, Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA) melaporkan bahwa proses negosiasi masih terus berlangsung di Teheran.
Menurut laporan ISNA, Washington disebut mulai mempersempit sebagian perbedaan pandangan dalam perundingan. Namun proses menuju kesepakatan final masih menghadapi hambatan besar karena Iran menilai ancaman militer dari Amerika Serikat belum benar-benar berhenti.
Pemerintah Teheran disebut tetap berhati-hati dan belum sepenuhnya percaya terhadap niat Washington, terutama setelah hubungan kedua negara selama bertahun-tahun dipenuhi sanksi ekonomi, tekanan politik, dan konflik keamanan.
Meski demikian, pengamat menilai proses diplomasi masih berada dalam tahap sensitif dan sewaktu-waktu dapat terganggu apabila ketegangan politik atau ancaman militer kembali meningkat.
Perkembangan negosiasi ini menjadi perhatian dunia internasional karena hasil pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat dinilai akan sangat memengaruhi stabilitas Timur Tengah, keamanan global, serta pasar energi dunia.
(Tribunnews.com/Namira)