Selasa, 26 Mei 2026

Susu Berbakteri

Belum Ada Bayi Indonesia Terinfeksi Enterobacter Sakazakii

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih memastikan belum ada bayi di Indonesia yang terinfeksi Enterobacter Sakazakii.

Tayang:
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih memastikan belum ada bayi di Indonesia yang terinfeksi Enterobacter Sakazakii. Setidaknya demikian hasil laporan yang diterima Kementerian Kesehatan hingga saat ini.

"Sampai sekarang belum ada dilaporkan ke kita," ungkap Endang dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Endang mengatakan menurut pers rilis dari WHO, kejadian bayi terinfeksi bakteri Enterobacter Sakazakii sangat jarang. Dari tahun 1961-2003, di seluruh dunia ditemukan 48 bayi yang terinfeksi bakteri tersebut.

Bakteri Enterobacter Sakazakii sendiri, kata Endang, menimbulkan dua gejala penyakit pada bayi. Pertama, diare apabila bakteri itu menyerang saluran pencernaan.

"Kedua, Meningitis apabila menyerang saluran syaraf," tegasnya.

Meski ada dimana-mana, Endang menjelaskan bakteri Enterobacter Sakazakii memiliki karakteristik sangat mudah mati. Dalam 15 detik bakteri itu akan mati apabila dipanaskan dalam suhu 70 derajat.

"Jadi apabila susu formula itu diaduk dengan air mendidih, maka dalam 15 detik bakteri tersebut akan mati," kata Endang.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved