Breaking News:

Rutin Kontrol Tekanan Darah, Cegah Stroke dan Kematian Sampai 40 Persen

Masyarakat diimbau melakukan cek tekanan darah di fasilitas kesehatan terdekat.

darahtinggihipertensi.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wajib bagi penderita hipertensi untuk mengontrol tekanan darah secara rutin.

Demikian dikatakan Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia Erwinanto, pada konferensi pers Hari Hipertensi Sedunia secara virtual, Kamis (6/5/2021).

Masyarakat diimbau melakukan cek tekanan darah di fasilitas kesehatan terdekat.

Kalau pasien yang sudah terdiagnosis hipertensi diharapkan segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan dan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mengontrol hipertensi.

"Kalau individu itu sudah mendapatkan obat dan sudah tahu tekanan darahnya harus diturunkan berapa maka selanjutnya minum obat terus walaupun tekanan darahnya sudah mencapai target," kata dia.

Hipertensi adalah penyakit kronik yang tidak bisa disembuhkan. Jika tekanan darah seseorag sudah mencapai target bukan berarti sembuh, tapi terkontrol.

Baca juga: Hipertensi Penyebab Utama Penyakit Jantung hingga Gagal Ginjal, Ketahui Pencegahannya

Kalau sudah terkontrol maka diharapkan penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, risikonya akan menurun.

“Yang penting kalau kita bisa mengontrol tekanan darah maka risiko untuk terjadinya stroke dan kematian turun 30 sampai 40%,” ucap Erwinanto.

Upaya pemerintah untuk mengelola hipertensi di masyarakat dengan promosi kesehatan, deteksi dini, dan penanganan kasus.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved