Kamis, 14 Mei 2026

Kasus Flu Anak Meningkat di Musim Pancaroba, Kapan Harus ke Dokter?

Kasus influenza A, B, dan common cold pada anak dilaporkan terus meningkat pada musim pancaroba.  Kapan harus waspada dan bawa ke dokter?

Tayang:
istimewa
KASUS FLU ANAK - Kasus influenza A, B, dan common cold pada anak dilaporkan terus meningkat pada musim pancaroba.  Kapan harus waspada dan bawa ke dokter? 

Nafsu makan menurun karena rasa tidak nyaman di tenggorokan dan hidung tersumbat.

Dr. Mesty mengungkap fenomena ini sering ia temukan di lapangan.

“Ketika pasien bergiliran masuk. Ini kenapa ya berat badannya kok pada seret-seret semua, akhirnya karena batuk pilak anaknya juga gak mau makan. Beratnya turun, pertumbuhannya jadi terhambat," imbuhnya. 

Jika kondisi ini berlangsung lama, orang tua perlu mengkonsultasikan asupan nutrisi dan jadwal makan anak.


Kapan Harus Waspada dan Dibawa ke Dokter

STETOSKOP DOKTER - Ilustrasi stetoskop yang diunduh dari Freepik.com, Kamis (17/4/2025).
STETOSKOP DOKTER - Ilustrasi stetoskop yang diunduh dari Freepik.com, Kamis (17/4/2025). (Freepik.com/Dragana Gordic)

Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan bila mengalami:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari.
  • Sesak napas atau napas cepat.
  • Anak tampak sangat lemah atau tidak mau minum sama sekali.
  • Batuk menetap lebih dari 10 hari.
  • Kekakuan leher atau tampak linglung.


Langkah Pencegahan di Rumah

Agar anak lebih tahan terhadap virus, dr. Mesty menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup anak:

  • Tidur minimal 10 jam/hari untuk anak < 7>
  • Vaksinasi influenza tiap tahun
  • Asupan vitamin D cukup
  • Cuci tangan dan etika batuk
  • Cuci hidung bila diperlukan untuk membersihkan polusi dan lendir
Mengenal Cuci Hidung, Manfaat dan Caranya
Mengenal Cuci Hidung, Manfaat dan Caranya (Freepik)


“Cuci hidung itu akan mengeluarkan partikel polusi, dan ketika lagi sakit, cuci hidung akan membuat durasi gejalanya lebih pendek 3-4 hari,” jelasnya.

Selain itu, anak disarankan untuk istirahat di rumah 2x24 jam saat sakit agar lebih cepat pulih dan tidak menularkan ke teman sekolah.

Musim pancaroba menjadi ujian mental bagi banyak orang tua. Dr. Mesty mengingatkan agar orang tua tidak menyalahkan diri sendiri bila anak jatuh sakit.

Yang terpenting adalah sigap memberikan perawatan, memastikan kenyamanan anak, serta tidak ragu berkonsultasi bila gejala makin berat.

Dengan edukasi yang tepat dan perawatan penuh empati, orang tua dapat membantu anak melewati musim penyakit dengan lebih tenang dan sehat.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved