Bayi Aktif Bergerak Sejak Dini Bantu Perkembangan Otak, Ini Kata Dokter Anak
Gerak aktif sejak dini penting bagi tumbuh kembang anak. Dokter dan orang tua sepakat, kenyamanan harian bikin anak lebih aktif dan bahagia
Ringkasan Berita:
- Kebebasan bergerak jadi fondasi penting tumbuh kembang anak sejak dini, sejalan dengan rekomendasi WHO yang menekankan aktivitas fisik sejak tahun pertama kehidupan
- Dokter spesialis neurologi anak, Herbowo Soetomenggolo sebut gerak aktif dan kenyamanan tubuh berperan dalam perkembangan otot, koordinasi dan otak anak.
- Content creator Sabrina Anggraini menunjukkan bahwa kenyamanan harian, termasuk perawatan popok sesuai anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia, membuat anak lebih aktif dan bahagia.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang tua fokus pada asupan nutrisi untuk tumbuh kembang anak, tetapi sering melupakan satu hal sederhana, yaitu kebebasan bergerak.
Padahal, fase awal kehidupan menjadi periode krusial ketika setiap gerakan kecil bayi membantu membentuk kekuatan otot, koordinasi tubuh, hingga perkembangan otak.
Anak yang nyaman cenderung lebih aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia menegaskan pentingnya membangun kebiasaan gerak aktif sejak tahun pertama kehidupan.
Bayi dianjurkan aktif beberapa kali sehari, termasuk minimal 30 menit tummy time saat terjaga.
Baca juga: Pandangan Nikita Willy soal Peran Ayah, Hadir Fisik Saja Tak Cukup untuk Tumbuh Kembang Anak
Memasuki usia 1–2 tahun, anak membutuhkan sedikitnya 180 menit aktivitas fisik setiap hari.
Sementara pada usia 3–4 tahun, durasi tersebut tetap diperlukan dengan minimal 60 menit aktivitas intensitas sedang hingga tinggi.
Gerak Aktif Jadi Fondasi Perkembangan Anak
Dokter spesialis anak subspesialis neurologi anak, dr. Herbowo Soetomenggolo, SpA(K), menekankan bahwa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa emas perkembangan anak.
“Pada 1.000 hari pertama kehidupan, setiap gerakan sederhana seperti tengkurap, berguling, atau meraih mainan menjadi bagian dari proses belajar Si Kecil mengenal tubuh dan lingkungannya,” kata dr. Herbowo dalam konferensi pers opening Genki Moko Moko Ichimatsu, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, aktivitas sederhana itu membantu memperkuat otot, melatih koordinasi, serta mendukung perkembangan otak.
Orang tua perlu aktif menciptakan kesempatan bagi anak untuk bergerak setiap hari.
Lingkungan yang mendukung membuat anak lebih percaya diri untuk mencoba berbagai gerakan baru.
Rasa nyaman dalam aktivitas sehari-hari ikut menentukan semangat anak untuk terus bereksplorasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tumbuh-kembang-anak-1006.jpg)