Rabu, 29 April 2026

Bayi Aktif Bergerak Sejak Dini Bantu Perkembangan Otak, Ini Kata Dokter Anak

Gerak aktif sejak dini penting bagi tumbuh kembang anak. Dokter dan orang tua sepakat, kenyamanan harian bikin anak lebih aktif dan bahagia

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
TUMBUH KEMBANG ANAK - Banyak orang tua fokus pada asupan nutrisi untuk tumbuh kembang anak, tetapi sering melupakan satu hal sederhana, yaitu kebebasan bergerak. Padahal, fase awal kehidupan menjadi periode krusial ketika setiap gerakan kecil bayi membantu membentuk kekuatan otot, koordinasi tubuh, hingga perkembangan otak 

Kenyamanan Harian Pengaruhi Mood dan Eksplorasi

Kenyamanan fisik terbukti memengaruhi suasana hati anak. Anak yang merasa tidak nyaman cenderung lebih mudah rewel dan enggan bergerak.

Content creator Sabrina Anggraini membagikan pengalamannya saat merawat putrinya. Ia menyadari bahwa hal kecil dalam rutinitas harian bisa berdampak besar pada perilaku anak.

“Sebagai ibu untuk pertama kalinya, tentu masih banyak hal yang saya pelajari. Ada masa ketika Launa terlihat mudah rewel, dan setelah dicari tahu, ternyata ia tidak nyaman dengan kondisi popoknya saat itu,” ujar Sabrina.

Ia kemudian mulai lebih rutin memperhatikan kenyamanan harian anak, termasuk mengganti popok secara teratur.

Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kulit tetap sehat sekaligus membuat anak lebih bebas bergerak.

Rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia menyarankan orang tua mengganti popok setiap 2–3 jam atau segera setelah basah dan kotor.

Langkah ini membantu mencegah ruam, iritasi, dan menjaga kesehatan kulit bayi.

Baca juga: Ogah Ikut Tren, Zaskia Sungkar Sadar Kesehatan Kulit Berkait Erat Tumbuh Kembang Anak

Stimulasi Tepat Optimalkan Masa Emas

Dokter Herbowo menegaskan bahwa stimulasi gerak perlu berjalan seiring dengan kondisi tubuh yang nyaman.

Kombinasi keduanya membantu anak memaksimalkan masa emas tumbuh kembang.

“Aktivitas-aktivitas ini membantu menguatkan otot, melatih koordinasi, dan mendukung perkembangan otak,” jelas dr. Herbowo.

Orang tua dapat mengajak anak bermain di lantai, meraih mainan, atau melakukan tummy time secara rutin.

Aktivitas tersebut merangsang perkembangan sensorik dan motorik sekaligus mempererat ikatan emosional.

Membangun budaya gerak aktif sejak dini bukan hanya soal fisik.

Kebiasaan ini turut membentuk rasa percaya diri, kemandirian, dan kesiapan anak menghadapi tahap perkembangan berikutnya.

Dengan perhatian pada stimulasi harian dan kenyamanan dasar, orang tua dapat menciptakan fondasi kuat bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat, aktif, dan bahagia.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved