Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Ungkap Data Terbaru dan Perluas Vaksinasi
Kemenkes RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia, Kemenkes ungkap data terbaru dan perluas vaksinasi.
Kemenkes juga berkomitmen memberikan vaksinasi bagi peserta program internsip serta memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dan pengaturan beban kerja yang memadai.
"Menanggapi kasus yang menimpa dokter internsip, Kemenkes berkomitmen memberikan vaksinasi campak bagi seluruh peserta program internsip. Kami juga mewajibkan wahana penempatan untuk memastikan ketersediaan APD serta mengatur beban kerja dan hak istirahat yang cukup bagi nakes yang menangani penyakit menular," tegas dr. Andi.
Ia pun mengingatkan pentingnya disiplin operasional untuk mencegah penularan.
"Jika muncul gejala sekecil apa pun, segera melapor, beristirahat penuh, dan tidak memaksakan diri untuk bertugas," ungkapnya.
Kemenkes mengimbau masyarakat dan tenaga kesehatan yang belum divaksinasi untuk segera melengkapi status imunisasi guna memutus rantai penularan.
Fase Berbahaya Campak
Dokter spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis, dr. I Wayan Gustawan, menjelaskan bahwa ada fase tertentu dalam perjalanan penyakit campak yang perlu diwaspadai.
Fase tersebut biasanya terjadi saat ruam mulai muncul di tubuh.
Baca juga: Menkes Sesalkan Maraknya Narasi Antivaksin Saat Kasus Campak Banyak Ditemukan di Indonesia
"Yang sering berbahaya itu adalah pada saat fase munculnya ruam. Nah disinilah kita harus hati-hati karena komplikasi sering muncul disini," kata dr. Wayan pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Minggu (15/3/2026).
Perjalanan penyakit campak umumnya dimulai dari demam, kemudian muncul ruam, lalu masuk fase pemulihan.
Namun pada fase munculnya ruam, kondisi anak justru bisa memburuk.
Biasanya pada periode ini anak mengalami demam tinggi yang disertai batuk atau diare.
Fase ini biasanya terjadi sekitar hari kelima hingga hari ketujuh sejak anak mulai sakit.
Karena itu, periode tersebut sering disebut sebagai masa yang harus diwaspadai oleh orang tua.
Risiko Komplikasi Serius
Campak bukan sekadar penyakit kulit dengan ruam merah.
Infeksi virus ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memicu komplikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/VAKSIN-CAMPAK-DR.jpg)