Selasa, 14 April 2026

Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Ungkap Data Terbaru dan Perluas Vaksinasi

Kemenkes RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia, Kemenkes ungkap data terbaru dan perluas vaksinasi.

Penulis: Lanny Latifah
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
VAKSIN CAMPAK - Seorang dokter yang ditemui di sebuah klinik di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026) sedang bersiap memberikan imunisasi campak pada seorang bayi berusia 18 bulan. Kemenkes RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia, ungkap data terbaru dan perluas vaksinasi. 

Menurut dr. Wayan, ada beberapa komplikasi yang paling sering terjadi pada anak dengan campak.

"Komplikasi yang harus kita waspadai dan yang sering terjadi yang pertama adalah radang paru yang kita sebut dengan pneumonia, kemudian yang kedua bisa diare, terus yang ketiga bisa radang telinga tengah, yang terakhir infeksi susunan saraf pusat yang kita sebut dengan encephalitis," jelasnya.

Komplikasi tersebut dapat terjadi karena virus campak memiliki kemampuan menyebar ke berbagai organ tubuh.

Dengan mengenali fase berbahaya campak, orang tua diharapkan bisa lebih waspada dan segera mencari bantuan medis jika kondisi anak memburuk.

(Tribunnewws.com/Latifah/Aisyah Nursyamsi)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved