Jumat, 24 April 2026

Cegah Penularan Campak di Rumah Sakit, 290 Ribu Tenaga Kesehatan Jadi Target Imunisasi MR

Program ini menjadi bagian dari strategi perlindungan kelompok berisiko tinggi di tengah masih ditemukannya kasus campak di sejumlah wilayah

HO/IST/ho/IST
PENYAKIT CAMPAK - Kementerian Kesehatan resmi memulai pelaksanaan imunisasi campak dan rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, dan dokter internship mulai 10 April 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi perlindungan kelompok berisiko tinggi di tengah masih ditemukannya kasus campak di sejumlah wilayah. 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Kesehatan resmi memulai pelaksanaan imunisasi campak dan rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, dan dokter internship mulai 10 April 2026.
  • Program ini menjadi bagian dari strategi perlindungan kelompok berisiko tinggi di tengah masih ditemukannya kasus campak di sejumlah wilayah.
  • Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menegaskan bahwa tenaga kesehatan merupakan kelompok yang rentan karena berada di garis depan pelayanan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Kesehatan resmi memulai pelaksanaan imunisasi campak dan rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, dan dokter internship mulai 10 April 2026.

Program ini menjadi bagian dari strategi perlindungan kelompok berisiko tinggi di tengah masih ditemukannya kasus campak di sejumlah wilayah.

Baca juga: Kasus Campak Turun Lebih dari 2.000 Kasus dalam 13 Pekan, Kemenkes Minta Tetap Waspada

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menegaskan bahwa tenaga kesehatan merupakan kelompok yang rentan karena berada di garis depan pelayanan.

“Kementerian Kesehatan senantiasa berupaya melindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan karena merupakan kelompok yang sangat beresiko terhadap penularan campak,” ujarnya pada konferensi pers secara daring, Jumat (10/4/2026). 

Baca juga: Bukan Sekadar Ruam, Campak Bisa ‘Hapus’ Kekebalan Tubuh Anak, Ini Penjelasannya

Sasar Lebih dari 290 Ribu Tenaga Kesehatan

Program imunisasi ini menargetkan jumlah sasaran yang besar, mencakup berbagai kategori tenaga kesehatan.

Rinciannya meliputi:

  • 39.212 tenaga medis
  • 223.150 tenaga kesehatan
  • 28.321 dokter umum dan dokter gigi intensif

Jika dijumlahkan, total sasaran mencapai lebih dari 290 ribu orang di seluruh Indonesia.

“Imunisasi MR ini akan diberikan pada 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi,” kata Andi.

Selain itu, dokter internship di seluruh Indonesia juga menjadi bagian dari program ini, mengingat mobilitas dan interaksi mereka yang tinggi dalam layanan kesehatan.

Dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tempat Bekerja

Pelaksanaan imunisasi dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama rumah sakit tempat tenaga medis dan tenaga kesehatan bekerja.

Pendekatan ini dipilih untuk memudahkan akses dan mempercepat cakupan imunisasi

Selain itu, fasilitas pelayanan kesehatan lain juga ditunjuk sebagai wahana bagi dokter internship.

Kementerian Kesehatan menetapkan ketentuan teknis pemberian vaksin berdasarkan riwayat imunisasi sebelumnya.

Skema ini bertujuan memastikan setiap tenaga kesehatan mendapatkan perlindungan optimal.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved