Bacaan Doa
Doa Nabi Musa Ketika Menghadapi Firaun dan Kekejamannya
Doa Nabi Musa ketika menghadapi Firaun dapat dibaca ketika seorang muslim menghadapi kesulitan dan memohon pertolongan Allah Swt.
Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku! Demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” (QS. Qasas: 17)
Setelah membunuh pria itu, pada Surat Qasas ayat 18-21 dijelaskan bahwa Musa diminta pergi dari kota itu karena para pembesar negeri hendak membunuhnya, maka pergilah Musa dengan ketakutan.
"Dan ketika dia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum (ternaknya), dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang perempuan yang sedang menghambat (ternaknya). Dia (Musa) berkata, “Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua (perempuan) itu menjawab, “Kami tidak dapat memberi minum (ternak kami), sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya), sedang ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya." (QS. Qasas: 23)
Musa lalu membantu mereka memberikan minuman ternak dan ia pun mendapat perlindungan di rumah ayah para penggembala itu, yang merupakan Nabi Syuaib.
Nabi Syuaib lalu mempekerjakan Musa sebagai penggembala ternak dan menikahkannya dengan salah seorang putrinya bernama Safura.
Setelah 10 tahun berlalu, Musa teringat kepada keluarganya dan kaumnya yang masih teraniaya oleh kekejaman Fir‘aun sehingga Musa memutuskan untuk kembali ke Mesir dari Madyan dengan membawa keluarganya.
“Maka ketika dia mendatanginya (tempat api itu) dia dipanggil,”Wahai Musa! Sungguh, Aku adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, Tuwa. Dan Aku memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang diwahyukan kepadamu. Sungguh Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku. Sungguh Hari Kiamat itu akan datang. Aku merahasiakan waktunya, agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah diusahakan. Maka janganlah engkau dipalingkan dari (Hari Kiamat) oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti keinginannya, yang menyebabkan engkau binasa." (QS. Thaha: 11-16)
Dakwah Nabi Musa kepada kaum Fir‘aun dan Bani Israil dijelaskan dalam Surat Al Isra ayat 130-133, yang menyebutkan mereka yang tidak beriman mencemooh Musa dan menuduhnya penyihir.
Adapun kisah tenggelamnya Firaun dan bala tentaranya yang mengejar Nabi Musa dan kaum Bani Israil disebutkan dalam Surat Yunus ayat 90, Qasas ayat 40, Al-Isra ayat 103, dan Ash-Syu‘ara ayat 66.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-NABI-MUSA-433.jpg)