Minggu, 31 Agustus 2025

Pemilu 2024

Ketua KPU Berharap Proses dan Tahapan Pemilu 2024 Bisa Menjadi Bahan Kajian dan Penelitian

Ketua Komisi Pemilihan Umum berharap segala proses dan tahapan Pemilu 2024 ini bisa berguna sebagai bahan kajian dan penelitian.

Tribunnews.com/ Naufal Lanten
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyari saat ditemui usai audiensi dengan PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2023). Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari berharap segala proses dan tahapan Pemilu 2024 ini bisa berguna sebagai bahan kajian dan penelitian. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari berharap segala proses dan tahapan Pemilu 2024 ini bisa berguna sebagai bahan kajian dan penelitian.

Sebab, Hasyim melihat kepemiluan di Indonesia sebagai sebuah hamparan data yang luas.

Sehingga para ilmuwan, pengkaji, hingga peneliti dapat menggunakannya untuk membangun kerangka-kerangka teori baru.

Hal ini disampaikannya dalam sambutan di Kantor KPU RI usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Senin (9/1/2022).

Baca juga: KPU - Universitas Bhayangkara Kerja Sama Bidang Kajian & Pengembangan terkait Persiapan Pemilu 2024

"Kepemiluan kita di Indonesia ini sebuah hamparan data yang luas, sehingga sebisa mungkin dimanfaatkan oleh para pengkaji para ilmuwan, para peneliti di Indonesia," kata Hasyim.

"Supaya dengan kemudian membangun kerangka-kerangka teori baru atau temuan baru dalam kajian kepemiluan yang lebih luas lagi dalam kajian demokrasi," tambahnya.

Lebih lanjut, Hasyim merasa prihatin melihat bagaimana tulisan akademik banyak menggunakan sumber dari ahli luar negeri. Padahal, data-data yang tercantum berasal dari dalam negeri.

"Kita kadang-kadang sedih itu adalah data yang terhampar di sini dikonstruksikan menurut para ahli asing, dan kemudian kita di Indonesia mengutip tulisan itu," kata Hasyim.

"Padahal kita punya kemampuan untuk memanfaatkan hamparan data yang luar biasa ini termasuk data-data kepemiluan," sambungnya.

Sehingga Hasyim berharap besar termasuk pemilu jadi lahan yang luas untuk kajian dan penelitian.

"Manfaatkan situasi ini, kepemiluan maupun pilkada di 2024 itu jadi satu lahan yang luas untuk kajian penelitian dan melahirkan jurnal, melahirkan makalah, melahirkan buku, melahirkan banyak forum diskusi ataupun seminar untuk itu," jelas Hasyim.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan