Breaking News:

Polisi Buru Satu Buron lagi Perampok Ojek Online di Palmerah

Polisi sebelum telah menangkap empat orang pelaku lainnya, yakni SJ (29), SI (17 ), MO (24), dan TK (20).

Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Pelaku perampokan ojek online. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan perburuan terhadap satu dari lima orang pelaku perampokan terhadap driver ojek online di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (08/04/2019) lalu.

Polisi sebelum telah menangkap empat orang pelaku lainnya, yakni SJ (29), SI (17 ), MO (24), dan TK (20).

Satu tersangka lain masih buron hingga saat ini.

"Pelaku ada lima orang, tersangka RA (27) masih dalam pengejaran. Bukan hanya satu tempat saja mereka melakukan aksinya. Kita masih kembangkan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, melalui keterangan tertulis, Senin (22/4/2019).

Sementara itu, Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra, mengungkapkan pihaknya menyita beberapa barang bukti dari hasil kejahatan pelaku.

Barang bukti tersebut, diantaranya 10 unit HP, 5 buah dompet, 1 set kunci leter T, 2 buah STNK, 2 bilah golok, 3 kunci motor, 1 buah tas ransel warna coklat, 2 buah tas sandang selempang, 1 unit motor Honda Beat warna hitam, 1 unit motor suzuki satria FU warna hitam Nopol A 2034 LY.

Baca: KPK Pelajari Pengakuan Bowo Sidik Terima Rp 2 M dari Menteri Enggartiasto

Beberapa kendaraan hasil kejahatan di Kuningan dan Palmerah juga disita oleh pihak kepolisian.

"Ada juga barang bukti yang kita amankan dari hasil kejahatan berupa satu unit motor honda beat warna merah putih, satu unit  motor Honda Beat Warna Merah Putih," ungkap Dimitri.

Seperti diketahui, dalam penangkapan ini tiga dari empat pelaku terpaksa harus dilumpuhkan dengan tembakan.

Pasalnya, mereka melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap dengan menggunakan senjata tajam.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved