Eksploitasi Anak di Bawah Umur di Jakarta, Para Korban Dipaksa Layani Pria Minimal 10 Kali Sehari

Polda Metro Jaya membongkar komplotan prostitusi dan ekspolitasi anak di sebuah kafe di Kelurahan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara.

Eksploitasi Anak di Bawah Umur di Jakarta, Para Korban Dipaksa Layani Pria Minimal 10 Kali Sehari
Tribunnews.com/ Lusius Genik
Enam pelaku eksploitasi anak di bawah umur ditahan di Mapolda Metro Jaya Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020). 

Para korban juga tidak diperbolehkan untuk menstruasi hingga tidak adanya pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, mengutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, polisi telah menangkap enam tersangka dalam kasus ekspoltasi anak tersebut, Selasa (21/1/2020).

Masing-masing berinisial R atau biasa dipanggil Mami A, Mami T, D alias F, TW, A, dan E.

Yusri mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran yang berbeda-beda dakam mencari dan menjual korbannya.

Tersangka Mami A berperan sebagai pemilik kafe di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Diketahui, tempat tersebut dijadikan sebagai lokasi penjualan anak di bawah umur.

"Dia (Mami A) juga memaksa anak-anak berusia di bawah umur untuk berhubungan badan dengan tamu yang datang ke kafe," ujar Yusri.

Selanjutnya, tersangka kedua, Mami T juga berperan memaksa anak-anak berusia di bawah umur untuk berhubungan seksual dengan para tamu.

Lalu tersangka lainnya, berninisial D alias F dan TW berperan mencari anak-anak di bawah umur melalui media sosial.

Keduanya kemudian menjual anak-anak tersebut kepada kedua tersangka yang biasa dipanggil Mami.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved