Wagub DKI Jakarta

Nurmansyah Lubis: Kalau Terpilih Jadi Wagub DKI, Harus Siap Terima Bullying Netizen

Menurut Nurmansyah, dibutuhkan kesamaan persepsi antara warga dengan pemerintah daerah untuk membangun DKI Jakarta.

Nurmansyah Lubis: Kalau Terpilih Jadi Wagub DKI, Harus Siap Terima Bullying Netizen
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Kader PKS Nurmansyah Lubis 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Nurmansyah Lubis mengaku siap mendapatkan perundungan atau bullying dari netizen di media sosial jika dirinya terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dirinya bahkan mengaku siap jika perundungan yang diberikan oleh netizen kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dialamatkan kepada dirinya. Menurutnya hal tersebut agar Anies fokus bekerja sebagai gubernur.

"Nggak apa-apa, pindahin bully-nya Pak Anies ke ane, ye. Supaya pak Anies bekerja, dia membahagiakan warganya dari segi makro, yang diomelin gua aja," ucap Nurmansyah saat CFD di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

Nurmansyah mengaku siap disalahkan jika ada yang memprotes regulasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dirinya siap mencari tahu jika terjadi kesalahan pada regulasi dan penganggaran APBD DKI Jakarta.

Baca: Gerindra Klaim Fraksi di DPRD DKI Jakarta Cenderung Lebih Memilih Riza Patria Jadi Wakil Gubernur

"Salahin Nurmansyah sebagai Wakil Gubernur. Ane yang atur entar, bos apa yang salah bos, misalnya nomenklaturnya gak bener, misalnya beli karpet dua ton di APBD gitu," tutur Nurmansyah.

Baca: Kasus Bunuh Diri Siswi SMP di Ciracas, Pemerhati Sebut sebagai Bagian dari Dosa Lingkungan

Menurut Nurmansyah, dibutuhkan kesamaan persepsi antara warga dengan pemerintah daerah.

"Nah makanya kadang-kadang persepsi warga, persepsi kita, kita sama-sama cari kesamaan," pungkas Nurmansyah.

Seperti diketahui, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria dan kader PKS Nurmansyah Lubis resmi diajukan sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Lewat surat bernomor 18/B/GERINDRA-PKS/I/2020 tertanggal 2 Januari 2020, dua partai politik pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 yakni PKS dan Gerindra sepakat mengusulkan dua nama tersebut.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, bersama Ketua DPD Gerindra DKI M. Taufik dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).

"Dalam surat ini juga telah menyetujui dan pengusulkan dua nama untuk dijadikan Wakil Gubernur DKI, yaitu satu saudara Nurmansyah Lubis dari PKS dan kedua adalah Riza Patria dari Gerindra," kata Dasco di lokasi.

SK tersebut ditandatangani di atas materai oleh Ketua DPD Gerindra DKI M. Taufik, Ketua DPW PKS Shakir Purnomo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved