Virus Corona
Satpam di Tangsel Disebut Meninggal Usai Vaksin Covid-19, Istri Beberkan Kondisi, RS: Terpapar Covid
Sarmili, satpam SMPN 11 Tangsel sakit usai divaksin covid-19. Sang istri beberkan kondisinya. Pihak Rumah Sakit sebut terpapar corona.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN- Eti warga asal RT 03 / RW 09 Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan tak kuasa menahan sedih.
Suaminya bernama Sarmili disebutnya meninggal dunia setelah sakit usai divaksin Covid-19.
Sang istri pun membeberkan sejumlah keterangan terkait kematian satpam SMPN 11 Tangsel ini.
Baca juga: Reaksi Kemenkes Soal Satpam SMP di Tangsel Meninggal Usai Sebulan Divaksin Covid-19
Baca juga: Aturan Baru, Warga Amerika yang Telah Divaksin Covid-19 Bisa Bepergian
Menurutnya saat disuntik vaksin, suaminya itu dalam kondisi sehat.
"Tensi darah juga diperiksa, tapi tidak ditanya apa suami saya punya riwayat penyakit atau tidak," ujar Eti tampak pilu saat dijumpai Warta Kota di kediamannya, Minggu (2/4/2021).
Suaminya meninggal dunia setelah tiga hari divaksin. Sarmili mengalami demam tinggi.

"Suami saya punya penyakit dalam," ucapnya.
Setelah divaksin, Sarmili mengeluhkan rasa pusing.
Bibirnya menghitam begitu juga berefek samping dengan kemaluannya.
Baca juga: Andalkan Pasokan COVAX, Program Vaksinasi Korsel Terancam
Baca juga: Sekuriti SMPN di Tangsel Sakit dan Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Dokter Sebut Bukan KIPI
"Suami saya ini memang punya penyakit prostat. Setelah divaksin kondisinya drop," kata Eti.
Penjelasan Rumah Sakit Kota Tangsel, Sarmili Terpapar Covid-19
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan (RSU Kota Tangsel) turut menanggapi kabar adanya seorang satpam SMPN 11 Kota Tangsel berinisial S yang diduga meninggal usai penyuntikan dosis pertama vaksin covid-19.
Lasdo selaku Humas RSU Kota Tangsel membenarkan bahwa Sarmili meninggal saat menjalani penanganan medis secara intensif di fasilitas pelayanan kesehatan itu.
Lasdo mengatakan awal mula pihaknya menerima Sarmili setelah dirujuk dari Puskesmas Rawa Buntu pada Minggu, 28 Maret 2021 malam.
Menurutnya, Sarmili saat itu telah dalam kondisi kritis dan perlu penanganan intensif di IGD RSU Kota Tangsel.