Breaking News:

Lebaran 2021

Pengelola Masjid Istiqlal Tak Fasilitasi Salat Idul Fitri, Gubernur Anies Baswedan Beri Apresiasi

Tentu saja yang menjadi pertimbangan adalah sebagai antisipasi penularan COVID-19 masih menjadi fokus perhatian.

WARTA KOTA/Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Manager Online Wartakotalive.com Suprapto, saat wawancara eklusif di Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2021). Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM - Masjid Istiqlal tahun ini tidak memfasilitasi pelaksanaan ibadah salat Id atau salat Idul fitri 1442 Hijriah, meski dilakukan secara terbatas.

Tentu saja yang menjadi pertimbangan adalah sebagai antisipasi penularan COVID-19 masih menjadi fokus perhatian.

Keputusan tersebut juga diambil setelah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy, mengarahkan agar salat Idul Fitri di Istiqlal dibatalkan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, mengapresiasi langkah yang dilakukan pengelola Masjid Istiqlal.

Baca juga: Tetap Beroperasi Saat Idul Fitri, Ini Jadwal MRT

Sebab, sebelumnya seluruh Kepala Daerah Jabodetabek-Cianjur sepakat untuk menganjurkan ibadah salat Idulfitri di rumah atau di halaman.

Masjid Istiqlal Jakarta yang berlokasi di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/4/2021).
Masjid Istiqlal Jakarta yang berlokasi di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/4/2021). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Bahkan, jika keduanya tidak memungkinkan, maka bisa dilaksanakan di masjid setempat dengan penerapan protokol kesehatan.

"Saya ingin sampaikan apresiasi kepada pengelola Masjid Istiqlal karena tidak mengadakan ibadah salat Idulfitri terbuka untuk umum. Sehingga, ini menjadi contoh bagi yang lain, anjuran kami adalah untuk masyarakat sholat di masjid di sekitar rumahnya," ujar Gubernur Anies, di Pendopo Balai Kota Jakarta, pada Selasa (11/5.2021).

Baca juga: Kemenag Terbitkan Surat Edaran Panduan Sholat Idul Fitri 1442 H saat Pandemi, Simak Isi Lengkapnya

Gubernur Anies pun menilai, jika Masjid Istiqlal tetap mengadakan ibadah salat, maka potensi jamaah yang mendatangi lokasi tersebut akan berasal dari tempat jauh, karena tempatnya di daerah perkantoran dan fasilitas umum.

"Jadi, ketika Masjid Istiqlal sejalan dengan kebijakan Pemprov, kami sampaikan apresiasi dan berharap ini menjadi contoh, yakni contoh bagi masjid-masjid raya yang lain bahwa kita memprioritaskan warga yang salat Id di dekat rumahnya, di kampungnya, maka jangan bepergian jauh," jelas Gubernur Anies.

"Jadi, masyarakat jangan bepergian, bagi para pengelola masjid raya juga diharapkan tidak secara khusus menyelenggarakan secara besar, yang berpotensi penularan. Karena itu, sikap Masjid Istiqlal untuk meniadakan salat Idulfitri kami apresiasi," pungkas Gubernur Anies.

Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved