Banjir di Jakarta
Respons Cepat Anggota DPRD Jakarta Nabilah Saat Banjir, Salurkan Bantuan dan Dukung Petugas Lapangan
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, menunjukkan respons cepat terhadap banjir
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, menunjukkan respons cepat terhadap banjir yang melanda sejumlah titik di Jakarta Selatan, pada Senin malam (7/7/2025).
Meski rumah pribadinya turut terdampak banjir, Nabilah tetap bergerak cepat untuk membantu masyarakat.
Lewat koordinasi dengan tim lapangan, Nabilah menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak, seperti obat-obatan, makanan siap saji, serta logistik untuk mendukung dapur umum warga.
Bantuan ini disalurkan ke sejumlah titik pengungsian yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat.
“Senin waktu malam itu wilayah di rumah saya ikut terendam namun tetap ini adalah kewajiban, kita tidak bisa membiarkan warga menghadapi banjir sendirian. Pemerintah harus hadir, dan sebagai anggota dewan saya pun merasa perlu memberikan dan memastikan bantuan sampai ke warga,” kata Nabilah, dalam keterangannya, Kamis (10/7/2025).
Selain menyalurkan bantuan untuk warga, Nabilah juga memberi perhatian khusus kepada petugas yang bekerja di lapangan.
Petugas PPSU, Dinas SDA, dan dinas-dinas terkait lainnya mendapatkan dukungan logistik berupa minuman hangat dan makanan ringan.
Dia juga menyampaikan secara langsung apresiasinya melalui sambungan telepon kepada para petugas di lapangan.
“Mereka ini garda terdepan. Kerja dalam hujan, malam hari, bahkan tanpa cukup istirahat. Kita harus jaga semangat mereka,” ucapnya.
Perhatian serius juga ditunjukkan Nabilah terhadap peristiwa wafatnya salah satu petugas SDA akibat kelelahan saat bertugas belum lama ini.
Dia mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja dan perlindungan bagi petugas di lapangan.
“Kita harus belajar dari kasus ini. Tidak boleh ada lagi petugas yang gugur karena kelelahan atau kurang dukungan. Tugas mereka sangat berat dan vital,” kata Nabilah.
Menurutnya, penguatan kapasitas dan perlindungan terhadap petugas menjadi hal mendesak, terlebih dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering melanda ibu kota.
Baca juga: Titik Banjir Jakarta Hari Ini, 9 Juli 2025: 5 RT Masih Tergenang, 19 Kelurahan Surut
“Banjir bukan hanya soal air, tapi soal kesiapan manusia yang menghadapinya. Kita membutuhkan sistem pendukung yang menyeluruh, mulai dari pemberian vitamin dan suplemen oleh Dinas Kesehatan, kelengkapan alat kerja seperti jas hujan, rompi pelindung, hingga sepatu boot, serta pelatihan keterampilan teknis atau hardskill yang memang dibutuhkan di lapangan,” tandasnya.
Banjir di Jakarta
Perjuangan Seorang Ibu di Kebon Pala Jaktim: Terjang Banjir Subuh-subuh Demi Jualan Kue |
---|
Tinjau Banjir di Ciledug, Gubernur Banten Andra Soni Pakai Sandal Crocs Seharga Nyaris Sejuta |
---|
Momen Gubernur DKI Pramono Anung Minta Maaf ke Warga Jakarta Terdampak Banjir |
---|
Hanya Kuda dan Motor Listrik yang Berani Terjang Banjir Ciledug Jalan Penghubung Tangerang-Jakarta |
---|
Terdampak Banjir, Warga Jati Padang Jaksel Dirikan Dapur Mandiri, Tak Dapat Bantuan Pemerintah? |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.