Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Profil Komjen Imam Widodo, Dankorbrimob yang Markasnya Digeruduk Massa Imbas Anak Buah Lindas Ojol

Inilah profil Dankorbrimob Komjen Imam Widodo yang markasnya digeruduk massa imbas anak buah lindas ojol hingga tewas.

Instagram/@polres_malteng
DANKORBRIMOB IMAM WIDODO - Dankorbrimob, Komjen Imam Widodo, saat memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 di Lapangan Gajah Mada Pusdik Brimob Lemdiklat Polri, Watukosek, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (7/3/2025). Berikut profil Komjen Imam Widodo yang markasnya digeruduk massa imbas anak buah lindas driver ojol hingga tewas. 

TRIBUNNEWS.COM - Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, yang dikomandoi oleh Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob), Komjen Pol Imam Widodo, digeruduk massa pada Jumat (29/8/2025).

Hal tersebut merupakan imbas dari peristiwa anak buah Komjen Imam Widodo yang melindas seorang driver ojek online (ojol) hingga tewas menggunakan kendaraan taktis (rantis) dalam demo buruh di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan (21) meninggal dunia setelah dilindas rantis Brimob itu.

Atas insiden itu, sebanyak 7 anak buah Komjen Imam Widodo yang berinisial Kompol CDC atau Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D, diperiksa oleh Propam Mabes Polri.

Ketujuh polisi tersebut berdinas di satuan Brimob Polda Metro Jaya.

Atas insiden itu, massa dari gabungan warga dan driver ojol mengepung Mako Brimob Kwitang yang dikomandi Komjen Imam Widodo.

Mereka menuntut keadilan atas tewasnya driver ojol yang terlindas saat mengikuti demo pada Kamis malam.

OJOL TERLINDAS - Driver ojol Affan terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob yang sedang menghalau para pendemo di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam
OJOL TERLINDAS - Driver ojol Affan terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob yang sedang menghalau para pendemo di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam (Kolase foto istimewa)

Baca juga: Diperiksa Propam, Siapa Kompol C dalam Kasus Rantis Brimob Lindas Ojol? Dinas di Polda Metro Jaya

Sebelumhya, video amatir di media sosial memperlihatkan rantis bertuliskan Brimob melaju cepat dan melindas seorang driver ojol.

Massa yang semula bubar kembali mengerubungi kendaraan tersebut.

Rantis Brimob tetap melaju meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban yang dilindas.

Massa geram dan memukuli mobil Brimob, bahkan sebagian mengejar kendaraan tersebut.

Lantas, seperti apakah sosok Komjen Imam Widodo? Berikut informasi lengkapnya.

Profil Komjen Imam Widodo

Komjen Imam Widodo adalah seorang perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Di Polri, Komjen Imam Widodo diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Dankorbrimob Polri.

Jenderal bintang tiga ini sudah menduduki posisi sebagai Dankorbrimob Polri sejak Oktober 2023.

Sepanjang kariernya, Komjen Imam Widodo juga sudah pernah menjabat sebagai Wadankorbrimob Polri.

Imam Widodo lahir di Malang, Jawa Timur (Jatim), pada tanggal 22 September 1967.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1989.

Karier Komjen Imam Widodo sudah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Ia tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Tanjungpinang.

Baca juga: TNI Tenangkan Massa Ojol yang Kepung Mako Brimob Kwitang, Seruan Hidup TNI Bergema

Selain itu, Imam juga sempat menduduki posisi sebagai Wadansat Brimob Polda Metro Jaya pada tahun 2008.

Karier Imam makin moncer setelah ia didapuk menjadi Dansat Brimob Polda Aceh pada tahun 2010.

Pada tahun 2013, ia berhasil diangkat menjadi Danden Gegana Korbrimob Polri.

Setelah itu, Imam dipercaya untuk mengisi kursi jabatan sebagai Danpasgegana Korbrimob Polri pada tahun 2017.

Jenderal asal Malang ini kemudian dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri pada tahun 2019.

Satu tahun kemudian, ia ditunjuk untuk menduduki posisi sebagai Danpaspelopor Korbrimob Polri.

Pada tahun 2023, Komjen Imam Widodo diamanahkan untuk menjabat sebagai Wadankorbrimob Polri.

Tak lama setelah itu, ia kemudian diangkat menjadi Dankorbrimob Polri.

Semasa dinasnya, Komjen Imam Widodo juga pernah terlibat dalam penugasan Operasi Nemangkawi atau Operasi Damai Cartenz tahun 2019.

Ini merupakan operasi bersama yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri untuk mengekang pemberontak separatis bersenjata di Papua.

Melihat harta kekayaannya di LHKPN, Komjen Imam Widodo tercatat memiliki total harta sebesar Rp6,5 miliar.

Imam melaporkan hartanya di LHKPN pada 11 Maret 2025 untuk periodik 2024.

Harta terbanyak Imam berasa dari tanah dan bangunan senilai Rp6,1 miliar.

Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan Komjen Imam Widodo.

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 6.150.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 1064 m2/540 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 175 m2/154 m2 di KAB / KOTA KOTA BATAM , HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000

3. Tanah Seluas 4233 m2 di KAB / KOTA KOTA PASURUAN, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000

4. Tanah Seluas 3524 m2 di KAB / KOTA KOTA TANJUNG PINANG, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000

5. Tanah Seluas 495 m2 di KAB / KOTA BINTAN, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000

6. Tanah Seluas 919 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000

7. Tanah Seluas 450 m2 di KAB / KOTA PASURUAN, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000

8. Tanah Seluas 10226 m2 di KAB / KOTA KOTA TANJUNG PINANG, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

9. Tanah Seluas 143 m2 di KAB / KOTA KOTA TANJUNG PINANG, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 1283 m2/110 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

11. Tanah Seluas 3639 m2 di KAB / KOTA KOTA TANJUNG PINANG, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000

12. Tanah Seluas 9997 m2 di KAB / KOTA KONAWE SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 17.500.000

1. MOBIL, WILLYS CJ7 Tahun 1984, HASIL SENDIRI Rp. 7.500.000

2. MOTOR, KAWASAKI TRAIL SOLO Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp. 10.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. ----

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 400.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 6.567.500.000

II. HUTANG Rp. ----

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 6.567.500.000

(Tribunnews.com/Rakli/Malvyandie Haryadi)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan