Senin, 1 September 2025

Demo di Jakarta

Buruh KSPSI Perbaiki Fasilitas Umum yang Rusak Pasca Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Buruh KSPSI bersihkan fasilitas umum rusak pasca demo. Aksi gotong royong jadi simbol solidaritas dan seruan damai untuk Indonesia.

|
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
AMUK MASSA: Sejumlah massa gabungan di Yogyakarta mengamuk di Mapolda DIY, Jumat (29/8/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membenahi sejumlah fasilitas umum yang rusak pasca aksi demonstrasi di Jakarta, Minggu (31/8/2025). 

KSPSI adalah organisasi payung yang menghimpun berbagai serikat pekerja di Indonesia. 

Tujuannya adalah memperjuangkan kesejahteraan lahir dan batin pekerja serta keluarganya melalui upaya advokasi, pendidikan, pemberdayaan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. 

Aksi gotong royong ini diinstruksikan langsung oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. 

Baca juga: Demo di Jakarta Hasilkan 120 Meter Kubik Sampah. dari Botol Plastik Sampai Batu dan Bambu

Para buruh yang berasal dari berbagai daerah di Jabodetabek tersebut tampak bahu membahu memperbaiki halte Transjakarta, Stasiun MRT, hingga fasilitas publik lain yang terbakar dan hancur. 

Sejumlah buruh membawa peralatan sederhana untuk membantu proses pembersihan, hingga perbaikan ringan di lapangan.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyampaikan, inisiatif ini merupakan bentuk nyata solidaritas buruh sekaligus kontribusi untuk bangsa.

"Buruh tidak hanya memperjuangkan hak dan kesejahteraan. Kami juga hadir untuk rakyat, terutama di saat kondisi seperti sekarang ini," kata Andi Gani.

Andi Gani menegaskan, KSPSI ingin memberikan contoh positif di tengah situasi yang sempat memanas.

BENAHI FASILITAS PUBLIK - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
BENAHI FASILITAS PUBLIK - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membenahi sejumlah fasilitas umum yang rusak pasca aksi demonstrasi di Jakarta, Minggu (31/8/2025). Para buruh dari berbagai daerah di Jabodetabek tampak bahu membahu memperbaiki halte Transjakarta, Stasiun MRT, hingga fasilitas publik lain yang terbakar dan hancur.

"Daripada larut dalam perpecahan, kami memilih untuk turun tangan membantu. Kami ingin tunjukkan bahwa semangat gotong royong dan persatuan jauh lebih kuat daripada perbedaan," tegasnya.

Lebih jauh, Andi Gani mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan perdamaian bangsa. 

Menurutnya, perbaikan fisik hanya sebagian dari upaya pemulihan, sementara yang lebih penting adalah memperbaiki semangat kebersamaan di masyarakat.

"Buruh tidak akan tinggal diam. Kami akan terus berada di garda depan untuk memastikan negeri ini tetap berdiri kokoh, adil, dan damai," pungkasnya

Sementara, Wakil Presiden KSPSI Ahmad Supriadi menuturkan, buruh sangat antusias terlibat dalam aksi bersih-bersih fasilitas umum ini.

"Teman-teman buruh dengan semangat datang tanpa paksaan. Mereka ingin menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Fasilitas umum adalah milik kita bersama, dan sudah seharusnya kita jaga serta pulihkan bersama-sama," ujarnya. 

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan