Kebakaran Gedung Kantor di Jakarta Pusat
Aksi Dramatis Sekuriti Selamatkan 15 Orang Terjebak Kebakaran di Gedung Terra Drone, Andalkan Doa
Rian seorang sekuriti ruko menceritakan bagaimana dirinya terlibat langsung dalam evakuasi karyawan saat kebakaran melanda di Gedung Terra Drone
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rian (38), seorang sekuriti ruko menceritakan bagaimana dirinya terlibat langsung dalam evakuasi karyawan saat kebakaran melanda di Gedung Perkantoran Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) siang.
Rian mengaku dirinya ikut membantu mengevakuasi sekira 15 karyawan yang terjebak di lantai atas gedung saat asap pekat mulai memenuhi bangunan.
Rian menceritakan bagaimana dirinya dan rekan-rekannya awalnya kebingungan mencari akses masuk untuk menyelamatkan para korban.
"Awalnya bingung lewat mana, akhirnya kami masuk lewat kantor (lain), kami minta izin ke kantor, akhirnya kami merayap, dan akhirnya ketemu tangga," ungkap Rian, kepada Tribunnews.com.
"Kebetulan kantor ini ada 15 orang yang selamat, kebetulan mereka punya tangga. Dan akhirnya ada pemadam yang naik dari sisi lain, dan akhirnya mereka merayap lewat tangga, dan alhamdulillah ketolong,” jelasnya.
Baca juga: 21 Kantong Jenazah Dikirim ke RS Polri Terkait Kebakaran di Gedung Perkantoran Terra Drone Jakpus
Ia juga sempat melihat ada karyawan yang hendak nekat melompat dari rooftop karena panik.
“Iya tadi ada yang mau loncat, dan kami bilang jangan, 'jangan dulu',” ujarnya.
Situasi di dalam gedung penuh kepanikan.
Namun, Rian berusaha menenangkan para korban yang harus turun melalui tangga yang dirangkai sedemikian rupa.
Baca juga: Profil Terra Drone, Perusahaan Drone Jepang, Kantornya di Jakpus Kebakaran Akibatkan 20 Orang Tewas
"Panik banget. Ya kami fokus, karena ada yang perempuan, ibu-ibu, ada yang laki-laki juga. Saya tenangin, istighfar gitu, jangan lihat ke bawah, karena tangga itu goyang-goyang. Saya bilang sebut-sebut nama Allah, alhamdulillah 15 orang itu bisa selamat,” tuturnya.
Aksi Rian tergolong berisiko.
Namun, ia mengatakan hanya mengandalkan keberanian dan doa orang terdekatnya.
“Dibantu dengan doa istri saya, karena ada istri saya yang mendoakan,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi terakhir, sebanyak 22 orang meninggal dunia akibat kebakaran tersebut.
Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kebakan-gedung-perkatoran-di-kawasan-Cempaka-Putih-3213.jpg)