Selasa, 21 April 2026

Satu Keluarga Tewas di Jakut

Detik-detik Anak Bunuh Sekeluarga di Warakas Jakut: Campur Teh dengan Racun Tikus, Bakar Kembang Api

Pelaku meracuni ibu dan dua saudaranya menggunakan racun tikus setelah menyimpan dendam terhadap keluarga.

Penulis: Nuryanti
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Anak ketiga korban ternyata merupakan pelaku pembunuhan sekeluarga di Warakas.
  • Pelaku sempat diduga sebagai korban selamat karena kondisinya lemas di kamar mandi.
  • Pelaku meracuni ibu dan dua saudaranya menggunakan racun tikus setelah menyimpan dendam terhadap keluarga.

 

TRIBUNNEWS.COM - Satu keluarga ditemukan tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026) pukul 07.30 WIB.

Tiga orang berinisial SS (50), AF (27), dan AD (14) dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya berinisial AS selamat.

Korban ditemukan di rumah kontrakan tersebut dengan kondisi mulut berbusa serta terdapat ruam merah di sejumlah bagian tubuh.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan, korban satu keluarga ini diketahui meninggal akibat diracun jenis racun tikus.

Anak ketiga korban, Abdullah Syauqi Jamaludin (22) atau AS, ternyata merupakan pelaku pembunuhan sekeluarga di Warakas.

Syauqi sempat diduga sebagai korban selamat karena kondisinya lemas di kamar mandi.

Lantas, bagaimana kronologi pembunuhan ini?

Detik-detik Anak Bunuh Sekeluarga

Abdullah Syauqi Jamaludin meracuni ibu dan dua saudaranya menggunakan racun tikus setelah menyimpan dendam terhadap keluarga.

Pembunuhan berencana ini dilakukan Syauqi setelah merayakan malam tahun baru pada 1 Januari 2026 lalu.

Sejak Desember 2025, Syauqi memiliki hubungan tidak harmonis dengan keluarganya.

Dikutip dari TribunJakarta.com, Syauqi menyimpan dendam karena sering dimarahi dan dianggap malas bekerja.

Baca juga: Siasat Syauqi Tutupi Pembunuhan Satu Keluarga di Jakut, Hasil Lab Ungkap Kandungan Racun Tikus

Pada 31 Desember 2025 sekitar pukul 08.30 WIB, Syauqi membeli satu bungkus racun tikus di wilayah Bahari, Tanjung Priok.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Syauqi kembali membeli dua bungkus kapur barus di Warakas.

Setelah bekerja di Gudang Cargo Sunter hingga malam hari, Syauqi merayakan malam Tahun Baru dengan minum minuman keras bersama rekan kerjanya dan menginap di tempat kerja.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved