Selasa, 7 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Saat yang Lain Pergi Mudik, Joko Justru Datang ke Jakarta Jelang Lebaran, Ini Alasannya

Kepada Tribunnews, dia mengatakan bahwa dia sudah biasa melakukan mudik justru ketika puasa memasuki hari awal.

Penulis: Reza Deni
Tribunnews.com/Reza Deni
MUDIK LEBIH AWAL: Pemudik asal Magelang dan Madiun bernama Joko (memakai topi) saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026). Joko memilih opsi mudik sejak awal puasa dan kembali ke Jakarta untuk merayakan lebaran idulfitri di ibukota 

Ringkasan Berita:
  • Joko (48) menelepon seseorang ketika hari mulai menjelang sore di Stasiun Pasar Senen.
  • Tak seperti kebanyakan pemudik yang datang ke sana untuk berangkat, Joko malah baru tiba dari Madiun.
  • Kepada Tribunnews, dia mengatakan bahwa dia sudah biasa melakukan mudik justru ketika puasa memasuki hari awal.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Joko (48) menelepon seseorang ketika hari mulai menjelang sore di Stasiun Pasar Senen.

Tak seperti kebanyakan pemudik yang datang ke sana untuk berangkat, Joko malah baru tiba dari Madiun.

Baca juga: Menaker: Mudik Bersama Warmindo Bukti Perusahaan dan Mitra Bisa Tumbuh Bersama

Kepada Tribunnews, dia mengatakan bahwa dia sudah biasa melakukan mudik justru ketika puasa memasuki hari awal.

"Saya minggu pertama mudiknya ke Magelang. Minggu kedua sampai kemarin saya di Madiun," kata Joko di lokasi, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Kemacetan Parah Warnai Arus Mudik 2026, Kendaraan Menumpuk di Rest Area dan Penyeberangan

Mengenakan jaket hitam dan topi berwarna senada, Joko yang tengah menunggu mobil jemputannya, bercerita bahwa dia memilih berlebaran di Jakarta karena keluarganya melakukannya di sini. Dia juga ingin merasakan lebaran dengan suasana lengang di Jakarta.

"Jadi makanya saya mudik duluan," ujarnya seraya tertawa.

Biasanya, dia dan keluarga mudik dan berlebaran di Magelang atau di Madiun. Namun, khusus tahun ini, perjalanan mudiknya dipercepat.

"Tetapi nanti seminggu setelah lebaran, saya dan keluarga ke Magelang atau ke Madiun lagi," kata Joko.

Tak hanya Joko, Andi (34) juga melakukan tradisi mudik lebih cepat. Dia memilih mudik pada awal puasa dan kembali ke Jakarta menjelang lebaran karena ada pekerjaan seusai lebaran.

"Jadi saya nego sama kantor buat pindahin cuti saya ke awal puasa. Alhamdulillah dikasih," kata Andi.

Sebelumnya, Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, masih menjadi titik sentral keberangkatan para pemudik menggunakan kereta api jarak jauh pada H-3 Hari Raya Idul Fitri, Rabu (18/3/2026). 

Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, data dari PT PT Kereta Api Indonesia (Persero), sebanyak 22.519 pemudik berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyebut pada 18 Maret 2026, jumlah penumpang kereta api jarak jauh mencapai 52.278 penumpang. 

"Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 477.013 tiket. Bahkan pada tanggal-tanggal tertentu, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 seat per hari atau sudah mendekati penuh," ujar Franoto dalam keterangannya.

Baca juga: Puncak Mudik, 100 Ribu Orang Menyeberang dari Pelabuhan Merak dalam 12 Jam, Pejalan Kaki Meningkat

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved